Showing posts with label us dollar. Show all posts
Showing posts with label us dollar. Show all posts

Wednesday, November 2, 2016

Japan Yen Menguat Atas Kekecewaan Terhadap Program Easing Japan, Harga Emas Mengikuti

USDJPY melemah Lebih dari 1000 pts (5 digit), sempat menembusi 104 Yen sebelum akhirnya kembali Rebound bergerak dikisaran 104 yen, hal ini dilandasi atas Pidato Gov BOJ yang "Tetap" masih mempertahankan program pemulihan ekonominya yang "hanya" berfokus terhadap pembelian aset Jangka panjang dan tidak berfokus terhadap penambahan Monetary Easing (QE), hal ini membuat USDJPY yang pada awalnya sedang dalam kondisi Overbought ditambah dengan harga psikologisnya di kisaran 105 Yen (seperti yang sebelumnya telah diberitakan traders seharusnya telah mendapatkan setidaknya 2x peluang profit dilevel tersebut).


Penguatan Japan Yen ini juga dilandasi oleh ketidak pastian atas Pemilu yang diadakan di Amerika, memang pemilu President US kali ini diwarnai oleh kandidat 2 yang kontroversial, tidak seperti Pemilu2 sebelumnya, namun sepertinya market  (US DOLLAR) lebih memihak terhadap kandidat Hillary Clinton, ini bukan karena Hillary Clinton lebih superior terhadap kandidat presiden yang satunya lagi Donald Trump, namun karena Statement-statementnya (pernyataan) yang membuat market "Meragukan" terhadap kebijakan Luar Negeri Calon Presiden Donald Trump sepertinya sedikit "Radikal" ditambah Calon President US yang satu ini tidak berlatar belakang Politikus namun berlatar belakang "Pengusaha", dan sepertinya kekuatan kedua calon ini sekarang Berimbang dan membuat US Dollar bergerak dalam ketidak pastian.


Berbicara mengenai US Dollar, kita tentu membicarakan juga data-data Fundamentalnya, kemarin, data US PMI ditutup menguat diatas level 50 selama 2 bulan berurutan, sebelum bulan sebelumnya sempat terjungkal di bawah level 50, kita menunggu data NFP yang menjadi indikator penentu, kita mengharapkan agar data ini (NFP) dapat dikeluarkan Menguat, meskipun secara Ramalan (Forecast) data ini diprediksi "Menguat" namun seperti bulan kemarin, dapat ditutup melemah, Sebentar malam ada dikeluarkan data US ADP, data ini "Mirip" dengan data NFP yaitu menghitung data Tenaga Kerja diluar Pertanian, seperti meskipun data ini tidak berkolerasi sempurna dengan NFP namun seperti bulan kemarin, kejatuhan NFP dimulai dengan jatuhnya ADP, namun sekali lagi "Ditegaskan", kedua data ini "Tidak Selalu Sama", untuk itu dibutuhkan kejelian dari Traders sekalian.


Beriringan dengan ketidak jelasan prediksi hasil Pemilu US, dan menguatnya Japan Yen, membuat Kontrak emas sebagai (Safe Heaven Komoditi) , menjadi sangat supportif untuk menguat, sebaliknya Index saham "Melemah" dan berhasil menembusi Support Dailynya, begitu juga dengan harga Minyak Dunia yang kembali ditutup melemah seiring dengan kekhawatiran terhadap Oversupply Stok Minyak Dunia. Salam Profit Traders.


Pengumuman !!
Kini Xeo Trading Method Menambahkan 2 Mata uang baru, yaitu AUDUSD dan AUDJPY (lebih cenderung dipakai Untuk Pratik Carry Trade), Kini metode XTM lebih Powerfull. begitu pula dalam Blog Beritaforexku kini akan ditambahkan dan  diulas Fundamental Australian Dollar. 


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Wednesday, October 19, 2016

Kontrak Emas Dan Poundsterling Menguat, Data Inflasi US "Soft" Dan China GDP "UNCH",

Us Melemah terhadap sebagian Besar Mata uang Kemarin, karena secara Technical  Us Dollar berada dalam Posisi Overbought , namun US index kemari ditutup menguat, Data CPI (Inflasi) di US dalam posisi Stabil Tidak berubah tertolong oleh Tingginya harga Energi yang menguat, Core CPI ditutup melemah 0.1% terhadap Forecast yang juga di prediksi melemah, ini menjadi pertanyaan apakah Fed akan menaikan Suku Bunga Desember nanti.


Us Dollar Melemah khususnya terhadap Kontrak Emas yang dikategorikan sebagai "safe heaven" komoditi, karena itu Harga kontrak emas cenderung menguat apabila US Dollar dalam keadaan tidak stabil, dan juga secara technical, Harga Emas Daily berada dalam Posisi Oversold Major.


Sedangkan Poundsterling yang secara Technical juga sangat Oversold (di bawah Low 31th), juga mendapatkan "supportnya", dan didukung oleh Berita fundamental yang mana Program Penyelesaian BREXIT dari perdana mentri Inggris, mendapat dukungan penuh dari Parlement, namun sebaliknya Poundsterling juga dibayang-bayangi oleh kemungkinan pemotongan suku bunga BOE dan program Multi Bilyun QE, yang merupakan program pemulihan ekonomi oleh bank sentral England (BOE) beserta Pemerintah, kita mengharapkan agar Traders maupun Investors dunia dapat kembali memfokuskan pandangannya kepada data-data ekonomi negara Inggris ini sehingga lebih mudah bagi kita untuk "Memprediksikannya".


Sedangkan Japan Yen (USDJPY) terus melemah dikarenakan adanya tekanan dari US Dollar dan "Heavy Seller" yang menunggu di 104 yen, dengan catatan tidak ada "Pergerakan" berarti dari US Dollar, dan secara Technical juga USDJPY dalam posisi "Overbought".


Sedangkan Fenomena Carry Trade (AUDJPY) terus menguat mengikuti arah Australian Dollar Yang memang secara Fundamental cenderung menguat setelah keputusan dari Bank Sentral Australia Untuk "tidak perlu" Memangkas suku bunganya lebih lanjut. sedangkan yang juga menjadi fokus kita adalah Debat pemilihan President US yang ke 3 yang akan diadakan besok pagi WIB,  sepertinya sentimen Penguatan US Dollar cukup berkorelasi terhadap pemilu di US khususnya terhadap Kandidat H.Clinton.


Pengumuman !!
Kini Xeo Trading Method Menambahkan 2 Mata uang baru, yaitu AUDUSD dan AUDJPY (lebih cenderung dipakai Untuk Pratik Carry Trade), Kini metode XTM lebih Powerfull. begitu pula dalam Blog Beritaforexku kini akan ditambahkan dan  diulas Fundamental Australian Dollar. Salam Profit Traders


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Tuesday, October 18, 2016

US Dollar Melemah Pada Pasar Asia, USDJPY kembali Diperdagangkan Di Bawah 104 Yen

Us Dollar kemarin sampai pagi ini saat berita ditulis, kembali menunjukan pelemahan yang pergerakannya digolongkan dalam kategori "Koreksi", memang Data Us belakangan ini terus menunjukan arah penguatan ditambah dengan adanya Pemilu di Negeri Paman Sam itu membuat US dolar menjadi "Tak terkalahkan" meskipun ada terganggu sedikit di sektor Tenaga kerja setelah data US NFP jumat kemarin menunjukan arah pelemahan, dan juga dari data Export China yang menunjukan pelemahan yang cukup tajam, membuat "Forecast" terhadap US dollar sedikit terganggu, namun sepertinya sentimen Penguatan US Dollar cukup berkorelasi terhadap pemilu di US khususnya terhadap Kandidat H.Clinton, sedangkan Kandidat satunya lagi D.Trump agak sedikit tidak mendapatkan "support" dikarenakan kebijakan luar Negerinya yang dianggap sedikit "Radikal" namun untuk sebagian orang juga dianggap "Revolusioner", memang kandidat Presiden US yang satu ini penuh dengan kontroversial.


Sementara GBPUSD terus bergerak di "Support" Low selama lebih dari 30 tahun, hal ini membuat sebagian analisis berpendapat bahwa BOE akan terus melakukan pemotongan suku bunga untuk mendongkrak Perekonomian dan tentu saja "QE".


Sementara Japan Yen (USDJPY) yang merupakan salah satu mata uang yang "Paling" di amati oleh Trader maupun institusi diseluruh dunia, sepertinya mendapat perlawanan oleh "Buyer" Yen Di kisaran 104 yen, dan pada saat ini terus melemah di bawah 104 Yen, namun tentu saja Data US dollar lah yang menentukan.


Sementara Kontrak Emas terus bergerak di Supportnya,dan bergerak Sideways,sementara Index saham US pada pagi hari ini sedikit bernafas lega setelah Us dollar dibuka melemah di pasar Asia, kita mengkarapkan ini terus dapat berlanjut karena index Saham sudah terkoreksi cukup dalam dan  telah mencapai Support "Major". Salam profit Traders..


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Monday, October 10, 2016

BOE Masih Menyelidiki Penyebab "FLASH CRASH" Jumat Kemarin, Data US NFP Melemah

Hari Jumat Kemarin merupakan hari yang sangat mengejutkan oleh pasar Forex Market, dimulai dari Jumat Pagi hari GBP secara mengejutkan "Jatuh" mencapai LOW 31 Tahun, Hal ini mengejutkan semua orang yang berkecimpung di forex market, khususnya Traders Poundsterling, pergerakan ini dikategorikan sebagai pergerakan yang "Tidak Wajar" kalau di Bursa Saham Indonesia ada yang dikenal sebagai "Saham Gorengan", kira-kira seperti itulah, hal ini sangat ditentang oleh Pihak Bursa manapun termasuk "Badan Pengawasnya dan Negara terkait", karena ini bukanlah pergerakan yang "Wajar" dan cenderung menyesatkan, yang di buat oleh sekelompok pemilik modal Besar untuk mendapatkan keuntungan sendiri, ini membuat kita teringat terhadap peristiwa "BLACK WEDNESDAY" yang di lakukan oleh kubu George Soros, yang hampir membuat bangkrut BOE, dan sepertinya peristiwa yang terjadi sekarang juga sedang ditarik hubungannya dengan George Soros, kita tunggu saja perkembangannya.


Memang pergerakan penguatan US Dollar dalam minggu kemarin khususnya dimulai dari GBP sedikit membingungkan, karena pergerakannya terlalu cepat meskipun ada berita pendukung dari US PMI yang bergerak menguat, namun kecepatan pergerakannya sedikit "Membingungkan" karena data Fundamental GBP sendiri cenderung menguat, satu2nya alasan adalah dari ultimatum percepatan penyelesaian keluarnya UK dari EU, Oleh Perdana menteri Inggris Raya, memang masalah Brexit ini cukup kuat untuk "melemahkan" mata Uang GBP namun tentu saja seharusnya didukung juga dari data2 Fundamental saat ini, seperti yang terjadi pada bulan2 sebelumnya yakni dimana Traders atau Investors Dunia cukup bereaksi terhadap data2 fundamental negara monarki kita ini Inggris Raya, yang terbukti membuat pergerakan GBP menjadi menguat, jadi pergerakan "Jatuhnya" GBP pada jumat pagi hari merupakan pergerakan yang "TIDAK WAJAR".


Sementara Itu Malamnya dikeluarkannya berita Yang sudah sangat Ditunggu-tunggu dari US, yaitu data US NFP, banyak yang berharap bahwa data yang keluar nantu bisa "Menguat" sehingga dapat memberikan petunjuk yang jelas terhadap apakah FED akan menaikan Suku Bunganya, namun sayangnya seperti yang sudah diberitakan pda artikel sebelum ini bahwa data NFP yang tadinya diperkirakan "Bullish" ada kemungkinan keluar dengan "Bearish" news, dan ternyata memang data tenaga kerja yang dikeluarkan "Melemah/Bearish" hal ini membuat Us Dollar langsung "koreksi", karena harapan FED untuk menaikan suku bunga menjadi "Tidak Jelas". Namun bagi sebagian Traders tentu saja ini adalah berita yang baik, karena bukankah Ketidak jelasan = Votality ?.


Berita US NFP yang ditutup melemah ini, langsung direspon terhadap Mata Uang Favorit kita Yaitu Japan Yen, Japan yen langsung bergerak menguat terhadap US Dollar, ditambah oleh Komentar dari GOV. BOJ. Harohiko Kuroda, yang intinya mengatakan bahwa penambahan "Monetaring Easing" tidaklah membuat perekonamian menjadi lebih membaik (sedangkan markets mengharapkan adanya pendekatan Monetary Easing yang lebih "Radikal"), sehingga USDJPY cenderung bergerak Melemah (Yen Menguat). Salam Profit Traders


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Wednesday, October 5, 2016

Sterling, Japan Yen, Kontrak Emas Dan Index Saham Jatuh Ke Level Terendah Terhadap US Dollar

Kemarin US Dollar Kembali lagi menunjukan taringnya terhadap beberapa Mata Uang dan komoditi utama termasuk index saham, dengan menguatnya data US ISM PMI kembali di atas level 50, membuat harapan investors terhadap kenaikan Suku bunga FED kembali marak, karena memang selama tahun ini FED "Tidak Berhasil" dengan programnya yakni akan menaikan suku bunga minimal 2 kali dalam tahun ini 2016, apalagi ditambah dengan kebijakan suku bunga negatif Japan, ini membuat sebagian investors besar jangka panjang menaikan taruhannya terhadap US Dollar, karena beranggapan bahwa rencana THE FED ini akan terlaksana, namun sampai saat ini sepertinya harapan itu belumlah terlaksana, satu-satunya harapan adalah 1 kali kenaikan suku bunga di akhir tahun, berhubung karena adanya Pemilu di Amerika Serikat (US) maka sepertinya kenaikan itu akan terlaksana pada bulan Desember, dan ini juga merupakan tugas perdana bagi Pemerintahan yang baru untuk melaksanakannya.


Tentu saja untuk menaikan suku bunga banyak faktor yang harus di perhatikan, idealnya kebijakan suku bunga khususnya "Naik", tujuannya adalah untuk menaikan nilai mata uang dengan mengendalikan Jumlah uang yang beredar, menaikan nlai investasi dan menahan laju Inflasi. tentu saja secara "Theory" hal ini akan berkorelasi negatif terhadap jenis investasi beresiko tinggi seperti Bursa Saham, ini yang menyebabkan kenapa belakangan ini dengan maraknya isu kenaikan suku bunga Fed, membuat Index Saham khususnya Amerika mengalami koreksi yang cukup tajam, dalam keadaan normal, index saham dapat juga bergerak searah dengan penguatan US dollar atau berkorelasi positif, karena Index saham juga merupakan salah satu tolak ukur Perekonomian.


Berdasarkan pidato-pidato dari petinggi-petinggi FED, data yang sangat menjadi fokus adalah data Tenaga Kerja dan Data Inflasi, setelah dikeluarkan data PMI yang dikeluarkan dengan hasil yang memuaskan, kita mengharapkan data NFP pada jumat malam nanti bisa berkolerasi positif, namun jikalau tidak, maka sentimen negatif terhadap US Dollar akan memuncak, Traders diharapkan agar memantaunya.


Yang menjadi pemicu juga adalah dari negeri Monarki kita GBPUSD yang melemah mencapai Titik terendah selama lebih dari 20 tahun Belakangan ini, hal ini dikarenakan oleh kembalinya isu Brexit dan Ultimatum dari Perdana Mentri Theresa May mengenai penyelesaian Brexit dari EU, ditambah dengan penguatan data US PMI yang menguat, membuat US menguat secara global.Index Emas kita juga turut merosot Tajam diikuti oleh Australian Dollar yang juga ikut melemah tajam meskipun diikuti oleh fundamental Bullish dan harga minyak dunia yang terus menguat setelah adanya kuota dari Organisasi minyak dunia terbesar OPEC. Salam Profit Traders


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Tuesday, October 4, 2016

US Dolar Menguat Didukung Oleh Penguatan Data ISM PMI Kembali Di Atas Level 50

US Dolar Kembali mendapat angin segar setelah menguatnya Data ISM PMI kemarin malam kembali di atas level 50, secara menyeluruh memang bisnis di US mengalami peningkatan dalam bulan september, diikuti oleh menguatnya harga Minyak Dunia, meskipun harga barang relatif tidak bergerak (UNCH) namun secara keseluruhan, dapat dikatakan "membaik" terutama nilai levelnya sudah di atas 50.


Satu data sudah dilewatin dengan baik, sekarang kita tinggal menunggu data tenaga kerja NFP jumat malam nanti, yang merupakan bintangnya, melihat data ISM PMI, dan melihat Ramalannya, sepertinya data NFP juga mempunyai "Peluang" yang cukup besar untuk menguat, Traders diharapkan untuk memperhatikan Data ini.


GBP terus melemah Terhadap US Dollar terutama setelah kembalinya isu Brexit dan Ultimatum dari Perdana Mentri Theresa May mengenai penyelesaian Brexit dari EU, ditambah dengan penguatan data US PMI yang menguat, membuat US menguat secara global, namun yang perlu kita perhatikan adalah data GBP PMI juga menguat mencapai level tertingginya, ini menandakan Ekonomi Negara Inggris Raya kita juga dalam keadaan yang baik, sehingga ini "sedikit banyaknya" menahan laju penguatan US Dollar terhadap GBP.


Sedangkan dari Negara Sakura kita "Japan Yen", Terus melemah dan menembus "key" resistancenya di 102 yen, sementara Dari index Saham terus tertekan karena penguatan US Dollar, Fokus saat ini kembali ke US Dollar. Salam Profit Traders


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Thursday, September 29, 2016

Harga Minyak Meningkat Setelah Keputusan OPEC,USDJPY Menguat Setelah Data Retail Sales

Harga Minyak Dunia meningkat tajam setelah pengumuman dari Negara-negara penghasil Minyak yang tergabung dalam Organisasi Minyak Dunia Terbesar (OPEC), Setuju dalam usaha untuk mengurangi Produksi minyak dunia dalam menjaga kestabilan harga minyak, dikarenakan harga minyak dunia yang belakangan ini cenderung melemah dikarenakan masalah Oversupply plus berdasarkan laporan yang lalu permintaan dunia juga ada sedikit menurun, dan kalau diikuti oleh kemungkinan penguatan US Dollar karena isu kenaikan suku bunga bulan Desember maka, mungkin saja harga minyak Dapat Jatuh di bawah US$40/Barrel, maka tindakan yang diambil oleh OPEC sudahlah tepat dan dapat kita prediksikan.


Sedangkan USDJPY menguat cukup tajam setelah dikeluarkan data Retail Sales Negara Sakura itu yang melemah, ditambah oleh penguatan harga minyak plus technical Oversold, membuat mata uang kita yang satu ini menguat cukup tajam di awal-awal Market Asia (Japan)


Dari Index Bursa Saham juga turut mendapat imbasnya, dengan ditutup menguat di pasar Amerika Kemarin, sedangkan Gold cenderung melemah mengikuti Supportnya di MA100, Salam Profit Traders.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Friday, September 23, 2016

Index Saham Terus Meroket Karena Ketidakpastian Fed Dalam Menentukan Kenaikan Suku Bunga

Sejak Keputusan Fed kemarin dalam memberikan sinyal kenaikan suku bunga, dianggap sebagai berita yang Bearish bagi US Dollar, dimana Investors dan traders di seluruh dunia mengharapkan bahwa akan adanya kepastian kenaikan suku bunga pada bulan desember, namun Pidato Kamis Dini hari kemarin tidak memberikan sinyal apapun sehingga memacu pelemahan US Dollar, didukung oleh sebelumnya keputusan dari BOJ yang mengecewakan sebagian investors dunia, yang mengharapkan akan adanya kebijakan "Easing" yang lebih "Radikal", hal ini menekan USDJPY menukik mendekati harga psikologisnya di 100 Yen.


Namun tindakan dari FED ini, menyelamatkan Bursa "tetangga" kita yaitu Bursa Komoditi, Index Saham, Kontrak Emas, serta Harga Minyak menguat sampai hari ini, setelah sebelumnya sempat "Koreksi" setelah adanya "Harapan" akan kenaikan Suku bunga FED, memang belakangan ini khususnya sebelum penentuan suku bunga bulan September, US Dollar mempunyai Slope (Tingkat Sensitivitas) dan korelasi yang cukup kuat terhadap Harga Komoditi, Khususnya Index saham, Harga Gold dan Harga Minyak Dunia yang merupakan penggerak utama "Bursa Futures".


Tentu saja masih sangatlah dini jikalau kita mengatakan bahwa sudah ada "Kepastian" bahwa FED tidak jadi menaikan suku bunga dalam bulan desember, ini sebenarnya merupakan bentuk dari intervensi "Verbal" yang sering dilakukan khususnya oleh petinggi-petinggi Bank Sentral Dunia terutama US dan Japan, ini merupakan sinyal bahwa data Ekonomi US, khususnya data tenaga kerja, masih merupakan Fokus dunia.


Yang menjadi Fokus kita adalah USDJPY yang saat ini bergerak dikisaran harga psikologisnya 100 YEN, meskipun pada saat ini Fundamentalnya masihlah Bearish, namun pasti ada perlawanan yang keras di 100 YEN oleh pihak-pihak yang berkepentingan, Ini menandakan bahwa banyak spekulator yang siap untuk membeli mata uang ini di level tersebut, dan bagi Fundamentalist, akan menunggu adanya berita yang bisa menaikan mata uang ini baik itu dari US Dollar Maupun dari Yen Japan, namun sepertinya, berita yang ditunggu ada di berita US Dollar (Menguat), kalau traders jeli, traders bisa menggunakan kesempatan ini untuk menangkap "Paus", namun harus pandai dalam menentukan "Momentnya" Salam Profit Traders.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Wednesday, September 21, 2016

Sentimen Positif Dan Negatif Seputar BOJ "Meeting" dan FED Chair Jannet Yellen Speak

Hari ini sampai dini hari nanti adalah hari yang sangat ditunggu oleh Forex market maupun semua Jenis Bursa di dunia, karena ada Berita yang sangat menentukan dari 2 Negara Ekonomi serta Mata Uang Terkuat Di Dunia yaitu US Dollar Dan Japan Yen, seperti yang sudah di bahas di Halaman Seputar Forex,  USDJPY apabila anda menguasainya, maka anda menguasai semuanya, bagi yang belum membacanya, bisa mengikuti LINK INI.


Untuk Japan Yen bergerak "Flat" sebelum adanya kepastian dari hasil pertemuan BOJ pada hari ini, namun sepertinya sentimen Negatif mewarnai ekspetasi terhadap hasil pertemuan tersebut, namun tentu saja seperti yang sudah di bahas kemarin bahwa berita "Pelemahan" Yenlah yang kita tunggu yaitu adanya kebijakan yang lebih ekstrim terhadap Monetary Easing dan Suku Bunga Negatif, di samping secara technical pun mendukung untuk itu, sedangkan apabila beritanya "Mengecewakan" maka itu akan memacu penguatan Yen, namun target awal hanyalah di 100 yen, dan harus menunggu hasil pidato dari Chair FED Jannet Yellen, yang berefek negatif terhadap US Dollar, barulah kemudian USDJPY akan Cukup kuat untuk bergerak di bawah 100 Yen, Traders diharapkan untuk memantaunya.


Sedangkan Untuk USD, sebenarnya yang utama bukanlah penentuan USD Rate atau suku bunga bulan september, karena hampir dapat dipastikan bahwa hasilnya adalah FED akan membiarkan suku bunganya tidak berubah, sedangkan kemungkinan untuk kenaikan suku bunga, sangatlah kecil di bawah 15%, Jadi yang menjadi Fokus utama dari Traders dan Investors Seluruh dunia adalah Pidato dari Chair FED Jannet Yellen, yang mana diharapkan agar dapat memberikan petunjuk mengenai akankah FED menaikan suku bunga pada bulan Desember, dan sentimen untuk itu memang sangat positif, karena bulan Desember memang bulan yang baik bagi pertumbuhan ekonomi, dikarenakan adanya "Event" Natal dan Tahun Baru, yang membuat Inflasi akan meningkat, dan tentu saja Pemerintahan yang baru akan bereaksi mencoba untuk merealisasikan hal tersebut.


Namun tentu saja market mengharapkan agar kedua kebijakan ini akan lebih baik apabila selaras yang berarti "BUY" untuk USDJPY, karena mata uang ini sudah cukup rendah, namun seperti biasanya pergerakan mata uang yang ekstrim, tentu saja dapat berakibat fatal ke sebagian kelompok indikator ekonomi tertentu, sehingga dikarenakan penutupan dari kedua news ini ada di "Pidato/Speak" maka mungkin saja keduanya dapat tidak selaras, untuk menjaga keseimbangan. jadi semuanya tergantung seberapa besar reaksi awal USDJPY terhadap hasil keputusan BOJ. Salam Profit Traders.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini


Tuesday, September 20, 2016

Fokus Dunia Berada Di Pertemuan BOJ 20-21 September, Dan Suku Bunga FED

Us Dollar melemah setelah adanya ekspetasi bahwa FED akan membiarkan suku bunganya tidak berubah, dan memang seperti yang telah dibahas bahwa kemungkinan untuk itu sangatlah besar bahwa FED akan membiarkan suku bunganya tidak berubah sambil tetap memantau perkembangan ekonomi terutama di sektor tenaga kerja dan inflasi untuk meningkatkan suku bunganya pada bulan Desember, sementara itu US Dollar akan terus mengalami sentimen Negatif, terutama terhadap Japan Yen.


Dan yang tidak kalah pentingnya ada pada pertemuan BOJ yang dilaksanakan selama 2 hari yaitu hari ini dan besok, Investors dan Traders dunia berharap bahwa akan adanya kebijakan yang lebih radikal dalam program "Monetary Easing" dan terus memangkas "Suku Bunganya", jikalau adanya berita yang "Mengejutkan" terutama apabila beritanya Bearish terhadap YEN (Radikal Easing) maka pergerakan ini bisa merupakan pergerakan yang panjang terutama ke USDJPY, dan efeknya bisa hampir kesemua mata uang termasuk komoditi dan Bursa Saham.


Traders di harapkan terus memantau perkembangan dari Negara Sakura kita ini, dan sementara itu Japan Yen terus mengalami sentimen menguat.Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini


Monday, September 19, 2016

Data Inflasi Amerika Meningkat Di Atas Target 2%/Thn, Akankah Suku Bunga Meningkat Kamis Depan

Data CPI Yang keluar Hari jumat kemarin menunjukan sedang terjadi peningkatan Inflasi di Amerika, dengan Core CPI sampai bulan Agustus di kalkulasikan sebesar 2.3%, yang mana data tersebut sudah di atas target FED sebesar inflasi 2%/tahun. hal ini tentu saja menaikan harapan sebagian orang, akankah FED menaikan suku bunganya sebesar 0.25% Basis Point Kamis depan?.Data CPI atau data Inflasi, sering dihubungkan dengan pertumbuhan ekonomi, karena data itu menerangkan banyaknya jumlah uang yang beredar di masyarakat, namun tentu saja tidak selalu seperti itu, banyak faktor "external" yang bisa menyebabkan terjadinya peningkatan inflasi misalnya adanya pemilu atau mata uang yang terdepresiasi dll, sehingga data ini tidak dapat berdiri sendiri, selalu ada faktor2/data2 pendukung yang perlu di pertimbangkan sehingga kita dapat benar2 yakin bahwa inflasi yang terjadi benar-benar merupakan hasil dari pertumbuhan Ekonomi.


Melihat data2 yang keluar terutama dari sektor tenaga kerja maupun PMI dalam bulan Agustus yang keluar "Soft" ditambah dengan korelasi dan "Slope/Beta" yang sensitif terhadap Index Saham dan Harga Minyak, sepertinya jikalau FED "Ngotot" untuk menaikan suku bunga kamis depan, sepertinya "Agak" Beresiko. namun jikalau kita membicarakan Rencana FED untuk menaikan suku bunga di bulan Desember, tentu saja ini merupakan kemungkinan yang cukup besar, terutama mendekati "Natal" dan "Tahun Baru" dan tentu saja President Amerika yang baru, Salam Profit Traders.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Friday, September 16, 2016

Swiss Dan UK Mempertahankan Suku Bunganya, Sedangkan US Data Melemah

Berita dari UK atau GBP, BOE Memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunganya sambil terus memantau perkembangan ekonominya, sedangkan Data Retail Salesnya meskipun ditutup menguat di atas Forecast, namun masih tetap di bawah bulan kemarin, belakangan ini memang Data ekonomi GBP keluar "agak Soft" dan ini membuat investors harus lebih lagi memperhatikan perkembangannya dan tentu saja membuat GBPUSD menjadi lebih menarik karena Fokus = Votality. sementara SNB atau Swiss National Bank, juga turut mempertahankan Suku Bunganya.


Dari US Dollar, Data Retail sales yang di keluarkan Tadi malam Ditutup melemah sesuai dengan Forecast kita, bahwa memang data US dalam bulan ini cenderung ditutup melemah, Sebentar malam ada juga dikeluarkan data Inflasi (CPI), seperti yang kita ketahui bahwa patokan Bank Central dalam melakukan kebijakan "Uang Ketat"/ Menaikan Suku Bunga, maka selain data Tenaga kerja, data Inflasilah yang terutama diperhatikan, karena semuanya berakhir di banyaknya Jumlah Uang Yang Beredar, meskipun Inflasi tidak selalu menunjukan pertumbuhan Ekonomi, jadi kombinasi antara Tenaga kerja dan Inflasi adalah kombinasi yang "Sempurna".


Pelemahan US Dollar selain itu juga membawa manfaat, terutama dari Index saham, Yang ditutup "Menguat" seperti yang kita ketahui bahwa sejak Isu suku bunga FED, Index Saham berkolerasi negatif terhadap US Dolar. tentu saja Index saham ini terutama di US yang merupakan Index Terkuat Dunia, harus diperhitungkan Oleh Bank Sentral dalam mengambil Tindakan terutama efeknya terhadap Index Saham, karena coba kita perhatikan, yang paling gampang di "KrisMon" kemarin, bahwa krisis Ekonomi selalu di awali oleh jatuhnya Index Saham, dan begitu juga sebaliknya, Salam Profit Traders.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Wednesday, September 14, 2016

Data Inflasi GBP Mengecewakan, BOJ Meeting Ditunggu, US Dollar menjadi Menguat

US Dollar menjadi Menguat Kemarin Berawal dari data GBP CPI yang melemah di bawah forecast, hal ini membuat sebagian investor mulai meragukan pertumbuhan di negara Inggris Raya ini, sehingga kita membutuhkan data2 ekonomi lebih lanjut yang akan secara fokus di lihat dan dipelajari.


Sedangkan dari Negara Sakura kita Japan Yen Turut juga melemah setelah beredar isu bahwa Bank Of Japan (BOJ) akan terus memangkas suku bunga ke arah Negatif, hal ini membuat terjadinya sentimen Negatif terhadap Japan Yen, Traders dan Investors seluruh dunia berfokus terhadap tindakan yang akan diambil oleh BOJ di Pertemuan Minggu depan 20-21 Sept, ini akan menentukan arah pergerakan USDJPY ke depan.


Berita Negatif juga datang dari datang dari Pasar komoditi Minyak dunia setelah comment dari "International Energy Agency (IEA)" yang menyatakan adanya penurunan permintaan terhadap minyak dunia diikuti oleh surplus persediaan stok minyak, hal ini membuat harga minyak diikuti oleh Index Saham berserta juga dengan mata uang komoditi seperti AUD dan CAD, NZD turut melemah, termasuk juga dari Bond Market yang menguat (Yield).


Sedangkan dari US dolar sendiri, tidak ada berita yang "Fresh"


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Monday, September 12, 2016

Ekspetasi Terhadap Kenaikan Suku Bunga US 2016 Kembali Memanas

Selama 2 hari Trading belakangan ini US Dollar kembali menunjukan "Taringnya" dengan kembali menguat terhadap semua mata uang Utama kita. Dimulai dengan Pergerakan Harga minyak atas berkurangnya Stock Minyak US sehingga meningkatnya ekspetasi Traders terhadap inflasi yang akan terjadi sehingga akan memicu Bank Central FED untuk menaikan suku bunga, ditambah dengan Technical Oversold terhadap US Dollar ditambah juga dengan Expiring Options selama 2 hari belakangan ini turut memicu penguatan US Dollar, dan puncaknya ada pada pidato FED Member Rosengren yang mengisyaratkan bahwa sepertinya FED akan "Ngotot" untuk Tetap menaikan Suku Bunganya dalam waktu dekat.


Seperti yang kita ketahui bahwa Data Ekonomi US dalam bulan ini Tidaklah mendukung penguatan Suku Bunga FED kerena melemah hampir disemua sektor, dan penguatan yang berdasarkan "Ekspetasi/Rumor" sangatlah Rawan koreksi, Traders diharapkan untuk berhati-hati. dan sepertinya meskipun FED "ngotot" untuk menaikan suku bunga, itu hanyalah terjadi tidak di bulan ini, melainkan lebih banyak di bulan "Desember" dan memang data INFLASILAH yang menjadi kuncinya, Traders diharapkan agar juga memantau harga minyak, khususnya jikalau "Menguat".


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Friday, September 9, 2016

Kekecewaan Terhadap Pidato Mario Draghi Versus Harga Minyak

Kemarin Waktu Market US memang adalah waktu yang samgat sibuk untuk Foreign Exchange Market karena ada beberapa News yang keluar yang menjadi perhatian traders maupun investors seluruh dunia Sehingga Harga Cukup bergejolak di mata uang utama kita.

Seperti yang sudah di beritakan kemarin bahwa Mata dunia tertuju pada pidato Gov ECB (Bank Sentral EURO), dimana di fokuskan kepada kebijakan Bank Central untuk mengatasi masalah Perekonomian yang menurun paska BREXIT, sehingga diharapkan adanya tambahan Program Easing (QE) demi mengatasi masalah perekonomian.

Meskipun Program QE ini melemahkan mata uang, namun sudah terbukti bahwa dapat menggairahkan perekonomian (meningkatnya Inflasi), sehingga pada akhirnya mata uang akan mengalami keseimbangan dengan kembali meningkat dan pada akhirnya Bank Sentral akan kembali menaikan Suku bunganya, hal ini dapat kita lihat Contohnya seperti yang terjadi di Negara Ekonomi Terkuat kita Amerika.

Namun sepertinya Mario Draghi dalam pidatonya, tidak menunjukan tanda-tanda adanya kemungkinan kebijakan QE dalam waktu dekat (Bulan ini), sehingga EURO menjadi menguat, fenomena ini mirip seperti yang terjadi pada USDJPY yang menguat sampai menembus level 100 Yen.

Namun Penguatan EURO ini sepertinya tertahan terhadap penguatan harga minyak setelah laporan Stock Minyak US yang Turun secara Drastis sehingga membuat harga Minyak dunia menjadi menguat, ditambah dengan laporan US Unemployment Claim yang menguat plus adanya "Expired Options" dan Technical Overbought (Koreksi) membuat US Dollar langsung menguat terhadap Yen Japan dan mata uang Utama kita termasuk terhadap harga Emas dan EURUSD.

Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.

SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Thursday, September 8, 2016

GBPUSD Jatuh Untuk Pertama Kalinya Setelah 5 Hari Naik Secara Berurutan

GBPUSD Jatuh untuk pertama kalinya setelah menguat lebih dari 3.500 pts (5 dgt), selama 5 hari, Kejatuhan ini dipicu oleh jatuhnya data Laporan Produksi Manufacture dan tentu saja secara technical GBP dalam posisi Overbought, namun kalau dikatakan apakah ini merupakan perubahan Trend, tentu saja masih terlalu awal untuk mengatakannya, karena kita masih membutuhkan data pendukung baik itu dari GBP maupun US Dollar, jadi untuk saat ini pergerakan turun GBPUSD meskipun didukung oleh data fundamental, pergerakannya masih digolongkan "KOREKSI".


Namun untuk hari ini yang harus traders perhatikan adalah ECB Press Conference, dimana diharapkan akankah ECB memutuskan untuk menambah Program Easingnya, dan tentu saja ini merupakan berita yang cukup kuat, dan bisa berkorelasi terhadap mata uang lain terutama terhadap GBP, Traders diharapkan untuk berhati-hati.


Sedangkan dari Negeri Sakura kita Japan Yen, masih terus bergelut terhadap kemungkinan revisi anggaran Stimulus, sepertinya suaranya terbagi atas dua kubu, sehingga mata traders dan investors seluruh dunia berfokus ke Central Bank Meeting 20-21 September nanti, sementara itu Yen akan terus bergerak mengikuti arah US Dollar dan patnernya Gold dan GBP.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Wednesday, September 7, 2016

Hilang Sudah Harapan Bank Central US (FED) Dalam Menaikan Suku Bunga, Screenshoot Sell US Dollar

Setelah Dikeluarkan Data ISM Non Manufacturing PMI (Sektor Jasa) yang di keluarkan kembali "MELEMAH", dapat anda bayangkan jikalau dari sektor Manufacture/industri. Jasa, dan Tenaga Kerja melemah, Apa yang bisa kita harapkan dari US Dollar? , hilanglah sudah harapan FED dalam rencananya untuk menaikan suku bunga dalam minggu ini.


Setelah Dikeluarkan data tersebut, US langsung melemah terhadap semua mata uang "Major" Termasuk terhadap harga Emas yang meningkat Tajam, begitu pula terhadap Japan Yen dan GBP.


Ini adalah Sceenshoot history  Live Trading (Signal Provider), BUY GBPUSD & SELL USDJPY  (seperti yang sering di beritakan di Blogspot beritaforexku ):













Berita mengembirakan ada di Bursa saham yang bergerak sebaliknya menjadi menguat setelah berita US Non Manufacturing PMI. dan harga Minyak Dunia yang bertahan menguat setelah sempat di bawah menurun.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Tuesday, September 6, 2016

USDJPY Jatuh Setelah Pidato GOV. BOJ Haruhiko Kuroda, Harga Minyak Dunia Kembali Menguat

USDJPY Kemarin mengalami "Pelemahan" setelah Pidato dari GOV. BOJ Haruhiko Kuroda yang menempis harapan banyak Traders dan Investor dunia atas kemungkinan dilaksanakan "Monetary Easing" lebih lanjut dalam bulan ini, ditambah dengan pelemahan data US Dollar dan dan Posisi Technical Overbought, membuat USDJPY membuat skema yang bagus untuk berada dalam "Shorterm Bearish Mode".


Sedangkan Harga Minyak dunia kemarin juga menguat cukup tajam, karena adanya Signal dari 2 produser besar minyak dunia yaitu Saudi Arabia dan Rusia dalam mencapai kesepakatan untuk menstabilkan harga minyak, di dalamnya termasuk kebijakan "Freeze" yang terbukti mampu membuat harga minyak dunia "Rebound" dari harga terendahnya sampai sekarang bergerak di atas level US $ 40 / Barrel. Hal ini membuat indeks saham juga bergerak "Sedikit" menguat.


Dan juga dari British Pound GBP kembali lagi menunjukan signal positif setelah dikeluarkannya data Services PMI yang menguat diatas level 50, hal ini menambah keyakinan Investors dan sebagian Traders dunia bahwa kebijakan Brexit tidak memberikan hasil negatif bagi negara Monarki kita yang satu ini, namun tentu saja  ini masih sangat awal untuk menetapkan sebuah anggapan yang pasti.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Monday, September 5, 2016

Fokus Kita Minggu Ini GBP dan US Dollar

Seperti yang telah diberitakan bahwa Pounstreling atau GBP menunjukan kinerja yang bagus baik secara technical maupun Fundamental, ini menepis anggapan banyak investors maupun traders dunia bahwa negara Monarki ini "Salah" dalam mengambil keputusan untuk keluar dari UNI Eropa, dengan menguatnya data2 Fundamental diikuti dengan program stimulus membuat mata uang kita yang satu ini tak tergoyahkan.

Memang Program Stimulus akan berefek negatif terhadap mata uang, namun kita tidak boleh menepis tujuan dari Program tersebut adalah untuk memperkuat dan menggairahkan pasar investasi dan sektor Riil sehingga memacu pertumbuhan ekonomi, dan tentu saja sampai "Skala tertentu"  pertumbuhan ekonomi akan menguatkan mata uang apalagi dengan dibarengi oleh kebijakan menaikan suku bunga, contohnya dapat kita lihat dari apa yang terjadi pada Negara Paman Sam kita Amerika.

Jadi Program Stimulus atau QE sudah merupakan Trend maupun "Harga Mati" bagi sebuah negara yang dilanda "Krisis Ekonomi" untuk memacu pertumbuhan Ekonomi. kira-kira rumusnya seperti ini : QE = Data Ekonomi Meningkat  = Inflasi = Kebijakan Bank Sentral menaikan Suku Bunga = Mata Uang Menguat, jikalau yang terjadi sebaliknya maka pengaruhnya terhadap mata uang juga akan "Sebaliknya".

Untuk US Dollar, setelah keluarnya data ISM PMI dan NFP yang menunjukan Pelemahan ekonomi Negara Paman Sam kita ini, hal ini membuat kita boleh berexpetasi bahwa kemungkinan FED untuk menaikan Suku bunga dalam "Bulan ini" adalah hampir 0 %, namun sepertinya meskipun Fed memaksakan untuk menaikan suku bunga, maka hal ini akan terjadi pada bulan Desember setelah pemilu, karena kita tahu bahwa berdasarkan teori ekonomi bahwa  inflasi akan terjadi selama Pemilu berlangsung. namun tentu saja harus di barengi oleh data Ekonomi yang membaik.

Berdasarkan laporan Open Interest, bahwa Total Buy US Dollar terus Berkurang selama beberapa minggu terakhir, meskipun Total Buy oleh para spekulator besar masihlah sangat besar, sepertinya tetap ada usaha2 yang mencoba menghalangi pelemahan US Dollar lebih lanjut, karena para spekulator besar ini banyak yang sudah mengalami kerugian dalam Tahun ini atas posisi BUY US Dollar, Sepertinya peperangan US dollar belum Terhenti di kedua data tersebut.

Dari bursa saham akhirnya menguat diikuti oleh keluarnya data NFP US yang melemah yang diikuti juga oleh harga minyak dunia menjadi menguat, namun tentu saja harga minyak Dunia kita masih tetap rawan koreksi, traders diharapkan agar berhati-hati.

Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.

SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Friday, September 2, 2016

US PMI Secara Mengejutkan Jatuh Di Bawah Level 50 Sedangkan British PMI Meningkat Di Atas Level 50

Seperti Yang telah dibahas dalam artikel kemarin, bahwa meskipun kita mengharapkan agar US PMI meningkat supaya kita dapat dengan mudah memprediksi data NFP yang menjadi Fokusnya sebentar malam, namun kemungkinan US PMI untuk melemah adalah cukup kuat, dan ternyata secara mengejutkan, data US PMI yang dikeluarkan Kemarin malam, melemah (bahkan berada di nilai "kritis" di bawah 50), PMI yang jatuh di bawah 50 merupakan indikasi bahwa perekonomian sedang berada di posisi "Lemah" bahkan kasarnya mendekati "Resesi" namun tentu saja untuk mengatakan resesi kita harus melihat data2 setelahnya terutama data sebentar malam yaitu NFP.


Para Investors maupun Traders yang memegang posisi Buy US Dolar terutama yang memprediksikan NFP menguat mengalahkan Forecast, tentu saja jadi berpikir ulang mengenai kebijakan mereka, hal ini membuat data NFP sebentar malam menjadi semakin kian tak menentu,Harga Emas Dunia langsung Rebound Naik setelah dikeluarkan data US PMI, setelah juga sebelumnya berhasil membuat "New Low", sedangkan Harga minyak dunia terus Jatuh seperti yang telah kita bahas dan prediksikan.


Berita baik datang dari British Poundsterling (GBP), yaitu data PMInya meningkat Naik di atas level 50, hal ini pastinya merupakan pertanda yang menepis kekawatiran banyak investors maupun traders dunia yang meragukan kemampuan mata uang ini setelah memutuskan keluar dari Uni Eropa, kita tetap menunggu berita2 baik selanjutnya dari mata uang satu ini, dan untuk sementara GBP berada di posisi BUY, namun tentu saja yang menjadi Fokus utama kita hari ini adalah US Dollar.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini