Showing posts with label index saham. Show all posts
Showing posts with label index saham. Show all posts

Tuesday, October 11, 2016

US Dollar Masih Terus Menguat Dan Japan Yen Melemah Hampir Menyentuh New High

US Dollar Kembali Menguat Terhadap hampir semua Mata uang, termasuk GBP dan Japan Yen, meskipun data US NFP melemah, penguatan US Dollar ini ada juga dipengaruhi oleh Pemilu yang terjadi di Negeri Paman Sam tersebut.


Sementara GBP juga masih tetap melemah tanpa dipengaruhi oleh data Fundamental, meskipun pelemahannya sudah tidak terlalu "Cepat", hal ini lebih di pengaruhi oleh penguatan US Dollar dan kekhawatiran terhadap pengaruh BREXIT.


Sampai saat Berita ini ditulis, Japan Yen terus melemah, hampir mencapai New high, sementara berita baik muncul dari Bursa komoditi dan index saham, diikuti oleh hasil debat pemilihan 2 kandidat Presiden yang tampaknya sementara di "Dominasi" oleh Hillary Clinton, direspon baik oleh bursa komoditi dan index saham termasuk US Dollar.


Cukup mengesankan setelah sekian lama, index saham Menguat berjalan seiringan dengan penguatan US Dollar setelah berkolerasi negatif selama beberapa waktu lalu karena isu kenaikan suku bunga, Juga dari harga Minyak Dunia juga menguat semalam karena adanya kesepakatan dari pihak "NON OPEC" Rusia, untuk bergabung dengan OPEC untuk mengatasi masalah Oversupply Minyak Dunia demi mendongkrak harga Minyak Dunia yang dinilai Rendah. Salam Profit Traders


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Thursday, October 6, 2016

Data US ADP Melemah Namun Tertolong Oleh Data Sektor Servis US PMI Menguat

Data Tenaga kerja US ADP melemah Pada awal perdagangan Market US kemarin, Namun terbantu karena data US Non Manufacturing kembali Menguat, Sangat disayangkan bahwa data US ADP ini melemah, karena ini juga menjadi salah satu dasar prediksi data NFP pada jumat malam nanti karena pada hatekatnya kedua data ini merupakan data yang sejenis, yaitu data Tenaga kerja diluar Tenaga kerja Pertanian, namun data NFP lah yang selalu dipakai sebagai patokan, memang kalau dilihat dari historisnya, kedua data ini tidak selalu berkolerasi Positif Sempurna namun dapat dipakai sebagai acuan, beruntung karena data US belakangan ini keluar dengan data yang positif sehingga kita bisa tetap mengharapkan peluang kemungkinan menguatnya data NFP pada jumat malam nanti masih "Terbuka", namun peluangnya sudah sedikit "Terpangkas" oleh data ADP yang melemah, ini sebenarnya "Baik" karena data NFP menjadi kian sukar diprediksikan, karena sebelumnya banyak yang memprediksi akan menguat, perkara menguatnya, mungkin bisa menguat, namun apakah bisa mengalahkan forecastnya, itu masih merupakan tanda tanya, trader diharapkan agar lebih berhati-hati.


GBPUSD kemarin sedikit bernafas lega karena laju pelemahannya sedikit tertahan, sebagai catatan bahwa data GBP PMI Manufacturing, konstruksi, dan Servis, semuanya di tutup "Menguat" dan ini dapat kita catat sebagai catatan trading kita.


Index saham US kemarin cukup kuat bergerak "Naik" hampir menutupi kerugian yang dialami pada hari sebelumnya, sedangkan Harga minyak dunia masih tetap bergerak menguat, begitu pula dengan Kontrak emas bergerak dalam kisaran tipis masih tetap melemah seiring dengan Japan Yen yang masih terus melemah . Salam Profit Traders..


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Wednesday, October 5, 2016

Sterling, Japan Yen, Kontrak Emas Dan Index Saham Jatuh Ke Level Terendah Terhadap US Dollar

Kemarin US Dollar Kembali lagi menunjukan taringnya terhadap beberapa Mata Uang dan komoditi utama termasuk index saham, dengan menguatnya data US ISM PMI kembali di atas level 50, membuat harapan investors terhadap kenaikan Suku bunga FED kembali marak, karena memang selama tahun ini FED "Tidak Berhasil" dengan programnya yakni akan menaikan suku bunga minimal 2 kali dalam tahun ini 2016, apalagi ditambah dengan kebijakan suku bunga negatif Japan, ini membuat sebagian investors besar jangka panjang menaikan taruhannya terhadap US Dollar, karena beranggapan bahwa rencana THE FED ini akan terlaksana, namun sampai saat ini sepertinya harapan itu belumlah terlaksana, satu-satunya harapan adalah 1 kali kenaikan suku bunga di akhir tahun, berhubung karena adanya Pemilu di Amerika Serikat (US) maka sepertinya kenaikan itu akan terlaksana pada bulan Desember, dan ini juga merupakan tugas perdana bagi Pemerintahan yang baru untuk melaksanakannya.


Tentu saja untuk menaikan suku bunga banyak faktor yang harus di perhatikan, idealnya kebijakan suku bunga khususnya "Naik", tujuannya adalah untuk menaikan nilai mata uang dengan mengendalikan Jumlah uang yang beredar, menaikan nlai investasi dan menahan laju Inflasi. tentu saja secara "Theory" hal ini akan berkorelasi negatif terhadap jenis investasi beresiko tinggi seperti Bursa Saham, ini yang menyebabkan kenapa belakangan ini dengan maraknya isu kenaikan suku bunga Fed, membuat Index Saham khususnya Amerika mengalami koreksi yang cukup tajam, dalam keadaan normal, index saham dapat juga bergerak searah dengan penguatan US dollar atau berkorelasi positif, karena Index saham juga merupakan salah satu tolak ukur Perekonomian.


Berdasarkan pidato-pidato dari petinggi-petinggi FED, data yang sangat menjadi fokus adalah data Tenaga Kerja dan Data Inflasi, setelah dikeluarkan data PMI yang dikeluarkan dengan hasil yang memuaskan, kita mengharapkan data NFP pada jumat malam nanti bisa berkolerasi positif, namun jikalau tidak, maka sentimen negatif terhadap US Dollar akan memuncak, Traders diharapkan agar memantaunya.


Yang menjadi pemicu juga adalah dari negeri Monarki kita GBPUSD yang melemah mencapai Titik terendah selama lebih dari 20 tahun Belakangan ini, hal ini dikarenakan oleh kembalinya isu Brexit dan Ultimatum dari Perdana Mentri Theresa May mengenai penyelesaian Brexit dari EU, ditambah dengan penguatan data US PMI yang menguat, membuat US menguat secara global.Index Emas kita juga turut merosot Tajam diikuti oleh Australian Dollar yang juga ikut melemah tajam meskipun diikuti oleh fundamental Bullish dan harga minyak dunia yang terus menguat setelah adanya kuota dari Organisasi minyak dunia terbesar OPEC. Salam Profit Traders


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Tuesday, October 4, 2016

US Dolar Menguat Didukung Oleh Penguatan Data ISM PMI Kembali Di Atas Level 50

US Dolar Kembali mendapat angin segar setelah menguatnya Data ISM PMI kemarin malam kembali di atas level 50, secara menyeluruh memang bisnis di US mengalami peningkatan dalam bulan september, diikuti oleh menguatnya harga Minyak Dunia, meskipun harga barang relatif tidak bergerak (UNCH) namun secara keseluruhan, dapat dikatakan "membaik" terutama nilai levelnya sudah di atas 50.


Satu data sudah dilewatin dengan baik, sekarang kita tinggal menunggu data tenaga kerja NFP jumat malam nanti, yang merupakan bintangnya, melihat data ISM PMI, dan melihat Ramalannya, sepertinya data NFP juga mempunyai "Peluang" yang cukup besar untuk menguat, Traders diharapkan untuk memperhatikan Data ini.


GBP terus melemah Terhadap US Dollar terutama setelah kembalinya isu Brexit dan Ultimatum dari Perdana Mentri Theresa May mengenai penyelesaian Brexit dari EU, ditambah dengan penguatan data US PMI yang menguat, membuat US menguat secara global, namun yang perlu kita perhatikan adalah data GBP PMI juga menguat mencapai level tertingginya, ini menandakan Ekonomi Negara Inggris Raya kita juga dalam keadaan yang baik, sehingga ini "sedikit banyaknya" menahan laju penguatan US Dollar terhadap GBP.


Sedangkan dari Negara Sakura kita "Japan Yen", Terus melemah dan menembus "key" resistancenya di 102 yen, sementara Dari index Saham terus tertekan karena penguatan US Dollar, Fokus saat ini kembali ke US Dollar. Salam Profit Traders


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Friday, September 23, 2016

Index Saham Terus Meroket Karena Ketidakpastian Fed Dalam Menentukan Kenaikan Suku Bunga

Sejak Keputusan Fed kemarin dalam memberikan sinyal kenaikan suku bunga, dianggap sebagai berita yang Bearish bagi US Dollar, dimana Investors dan traders di seluruh dunia mengharapkan bahwa akan adanya kepastian kenaikan suku bunga pada bulan desember, namun Pidato Kamis Dini hari kemarin tidak memberikan sinyal apapun sehingga memacu pelemahan US Dollar, didukung oleh sebelumnya keputusan dari BOJ yang mengecewakan sebagian investors dunia, yang mengharapkan akan adanya kebijakan "Easing" yang lebih "Radikal", hal ini menekan USDJPY menukik mendekati harga psikologisnya di 100 Yen.


Namun tindakan dari FED ini, menyelamatkan Bursa "tetangga" kita yaitu Bursa Komoditi, Index Saham, Kontrak Emas, serta Harga Minyak menguat sampai hari ini, setelah sebelumnya sempat "Koreksi" setelah adanya "Harapan" akan kenaikan Suku bunga FED, memang belakangan ini khususnya sebelum penentuan suku bunga bulan September, US Dollar mempunyai Slope (Tingkat Sensitivitas) dan korelasi yang cukup kuat terhadap Harga Komoditi, Khususnya Index saham, Harga Gold dan Harga Minyak Dunia yang merupakan penggerak utama "Bursa Futures".


Tentu saja masih sangatlah dini jikalau kita mengatakan bahwa sudah ada "Kepastian" bahwa FED tidak jadi menaikan suku bunga dalam bulan desember, ini sebenarnya merupakan bentuk dari intervensi "Verbal" yang sering dilakukan khususnya oleh petinggi-petinggi Bank Sentral Dunia terutama US dan Japan, ini merupakan sinyal bahwa data Ekonomi US, khususnya data tenaga kerja, masih merupakan Fokus dunia.


Yang menjadi Fokus kita adalah USDJPY yang saat ini bergerak dikisaran harga psikologisnya 100 YEN, meskipun pada saat ini Fundamentalnya masihlah Bearish, namun pasti ada perlawanan yang keras di 100 YEN oleh pihak-pihak yang berkepentingan, Ini menandakan bahwa banyak spekulator yang siap untuk membeli mata uang ini di level tersebut, dan bagi Fundamentalist, akan menunggu adanya berita yang bisa menaikan mata uang ini baik itu dari US Dollar Maupun dari Yen Japan, namun sepertinya, berita yang ditunggu ada di berita US Dollar (Menguat), kalau traders jeli, traders bisa menggunakan kesempatan ini untuk menangkap "Paus", namun harus pandai dalam menentukan "Momentnya" Salam Profit Traders.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Monday, September 19, 2016

Data Inflasi Amerika Meningkat Di Atas Target 2%/Thn, Akankah Suku Bunga Meningkat Kamis Depan

Data CPI Yang keluar Hari jumat kemarin menunjukan sedang terjadi peningkatan Inflasi di Amerika, dengan Core CPI sampai bulan Agustus di kalkulasikan sebesar 2.3%, yang mana data tersebut sudah di atas target FED sebesar inflasi 2%/tahun. hal ini tentu saja menaikan harapan sebagian orang, akankah FED menaikan suku bunganya sebesar 0.25% Basis Point Kamis depan?.Data CPI atau data Inflasi, sering dihubungkan dengan pertumbuhan ekonomi, karena data itu menerangkan banyaknya jumlah uang yang beredar di masyarakat, namun tentu saja tidak selalu seperti itu, banyak faktor "external" yang bisa menyebabkan terjadinya peningkatan inflasi misalnya adanya pemilu atau mata uang yang terdepresiasi dll, sehingga data ini tidak dapat berdiri sendiri, selalu ada faktor2/data2 pendukung yang perlu di pertimbangkan sehingga kita dapat benar2 yakin bahwa inflasi yang terjadi benar-benar merupakan hasil dari pertumbuhan Ekonomi.


Melihat data2 yang keluar terutama dari sektor tenaga kerja maupun PMI dalam bulan Agustus yang keluar "Soft" ditambah dengan korelasi dan "Slope/Beta" yang sensitif terhadap Index Saham dan Harga Minyak, sepertinya jikalau FED "Ngotot" untuk menaikan suku bunga kamis depan, sepertinya "Agak" Beresiko. namun jikalau kita membicarakan Rencana FED untuk menaikan suku bunga di bulan Desember, tentu saja ini merupakan kemungkinan yang cukup besar, terutama mendekati "Natal" dan "Tahun Baru" dan tentu saja President Amerika yang baru, Salam Profit Traders.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Monday, September 5, 2016

Fokus Kita Minggu Ini GBP dan US Dollar

Seperti yang telah diberitakan bahwa Pounstreling atau GBP menunjukan kinerja yang bagus baik secara technical maupun Fundamental, ini menepis anggapan banyak investors maupun traders dunia bahwa negara Monarki ini "Salah" dalam mengambil keputusan untuk keluar dari UNI Eropa, dengan menguatnya data2 Fundamental diikuti dengan program stimulus membuat mata uang kita yang satu ini tak tergoyahkan.

Memang Program Stimulus akan berefek negatif terhadap mata uang, namun kita tidak boleh menepis tujuan dari Program tersebut adalah untuk memperkuat dan menggairahkan pasar investasi dan sektor Riil sehingga memacu pertumbuhan ekonomi, dan tentu saja sampai "Skala tertentu"  pertumbuhan ekonomi akan menguatkan mata uang apalagi dengan dibarengi oleh kebijakan menaikan suku bunga, contohnya dapat kita lihat dari apa yang terjadi pada Negara Paman Sam kita Amerika.

Jadi Program Stimulus atau QE sudah merupakan Trend maupun "Harga Mati" bagi sebuah negara yang dilanda "Krisis Ekonomi" untuk memacu pertumbuhan Ekonomi. kira-kira rumusnya seperti ini : QE = Data Ekonomi Meningkat  = Inflasi = Kebijakan Bank Sentral menaikan Suku Bunga = Mata Uang Menguat, jikalau yang terjadi sebaliknya maka pengaruhnya terhadap mata uang juga akan "Sebaliknya".

Untuk US Dollar, setelah keluarnya data ISM PMI dan NFP yang menunjukan Pelemahan ekonomi Negara Paman Sam kita ini, hal ini membuat kita boleh berexpetasi bahwa kemungkinan FED untuk menaikan Suku bunga dalam "Bulan ini" adalah hampir 0 %, namun sepertinya meskipun Fed memaksakan untuk menaikan suku bunga, maka hal ini akan terjadi pada bulan Desember setelah pemilu, karena kita tahu bahwa berdasarkan teori ekonomi bahwa  inflasi akan terjadi selama Pemilu berlangsung. namun tentu saja harus di barengi oleh data Ekonomi yang membaik.

Berdasarkan laporan Open Interest, bahwa Total Buy US Dollar terus Berkurang selama beberapa minggu terakhir, meskipun Total Buy oleh para spekulator besar masihlah sangat besar, sepertinya tetap ada usaha2 yang mencoba menghalangi pelemahan US Dollar lebih lanjut, karena para spekulator besar ini banyak yang sudah mengalami kerugian dalam Tahun ini atas posisi BUY US Dollar, Sepertinya peperangan US dollar belum Terhenti di kedua data tersebut.

Dari bursa saham akhirnya menguat diikuti oleh keluarnya data NFP US yang melemah yang diikuti juga oleh harga minyak dunia menjadi menguat, namun tentu saja harga minyak Dunia kita masih tetap rawan koreksi, traders diharapkan agar berhati-hati.

Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.

SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Wednesday, August 31, 2016

Tiga Hari Yang Menentukan Untuk US Dollar Diikuti Oleh Harga Minyak Dunia Yang Mulai Menghawatirkan

Selama Minggu Ini kita akan di sibukkan oleh Data-data fundamental US, yang menjadi Fokus utama Traders di seluruh dunia, karena data2 inilah yang menentukan jadi tidaknya FED / Bank Sentral Amerika akan menaikan suku bunganya terutama dalam bulan September ini, karena selain bulan Desember, bulan Septemberlah yang paling ideal untuk rencana THE FED untuk menaikan suku bunganya, Mengingat karena adanya PEMILU di Negara Paman Sam tersebut, Traders diharapkan agar mengikutinya.


Koichi Hamada, Penasehat Perdana Mentri Japan, Shinzo Abe, Menyatakan Kemarin Bahwa Pemerintah Negara Sakura tersebut akan mengambil "Tindakan" untuk melemahkan Yen apabila diperlukan, Dengan Cara membeli Obligasi / Surat Hutang Pemerintah US untuk melemahkan Yen terhadap US Dollar, teknik "Intervensi" seperti ini sering dilakukan oleh pemerintah Japan dan Cina dalam upaya untuk melemahkan mata uang mereka yang dianggap sudah terlalu menguat sehingga sektor "EXPORT"nya menjadi terganggu, hal ini membuat kedua Negara ini menjadi Dua Negara Debitur terbesar pemerintah US. Namun tentu saja "Tindakan" tersebut pastinya akan melihat perkembangan US Dollar di Pasar Keuangan Dunia yang saat ini sedang menjadi fokus Dunia, namun kemungkinan "Intervensi" bisa saja terjadi apabila Yen Kembali berada di Level dibawah 100 Yen, yang merupakan harga psikologisnya.


Sedangkan Dari Bursa Saham, kemarin melemah Cukup tajam, diikuti oleh jatuhnya harga Minyak Dunia setelah dikeluarkan laporan produksi dari negara Iran yang meningkat cukup tajam, sehingga hal ini akan menjadi pemicu negara2 Timur tengah penghasil minyak bumi untuk terus meningkatkan produksi minyaknya, gejala ini sama dengan gejala jatuhnya Minyak dunia sehingga menyentuh level US$24/barrel, karena tidak ada yang mau mengalah, jikalau hal ini terus berlanjut, maka tidaklah tidak mungkin Harga Minyak Dunia akan Terus merosot di bawah US $40.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Thursday, August 25, 2016

Harga Emas, Minyak Dunia, Bursa Saham, Terjun Bebas Ke Bawah

Seperti yang telah di beritakan bahwa Fokus Traders dan Investors Dunia, saat ini sedang berfokus Terhadap US Dolar sambil Tetap memantau harga minyak. Berdasarkan Laporan Jumat Kemarin, di proyeksikan sampai saat ini, Para spekulator besar masih tetap memegang US dollar BUY, dan sepertinya mereka masih tetap optimis akan rencana FED / Bank Central Amerika akan menaikan suku bunganya dalam tahun ini, ditambah dengan pelemahan minyak dunia karena laporan persediaan minyak Amerika dalam posisi surplus (sebelumnya diperkirakan masih tetap Minus), hal ini membuat harga komoditi Terjun bebas kebawah termasuk index saham US.


Jikalau harga komoditi (minyak dunia dan Kontrak Emas) terus merosot jatuh, maka kemungkinan bangkitnya USDJPY adalah sangat besar, Traders diharapkan memperhatikan harga komoditi khususnya untuk hari ini.


Sedangkan Meskipun sebagian besar mata uang dan komoditi melemah terhadap US dollar, GBPUSD tetap stabil di posisi BUY, namun sepertinya USDGBP telah bergerak dibawah resistance, jikalau hari ini harga komoditi bergerak "Rebound" setelah koreksi yang cukup tajam kemarin, maka kemungkinan "koreksi" adalah sangat besar.


Gubernur Fed Janet Yellen akan berpidato Jumat Malam nanti, dan ini diperkirakan oleh sebagian besar Traders dan Investors dunia berharap pidato ini dapat menentukan arah US Dollar kedepannya, Traders diharapkan Untuk memantaunya.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Wednesday, August 17, 2016

BERITA FOREX HARI INI: GBP Menembus 1.3000, Japan Yen Rebound Dari 100 Yen

Fokus kita pada hari ini ada di GBP dan JPY, untuk GBP setelah dikeluarkannya data CPI dari negara tersebut yang cukup mengejutkan, menunjukan inflasi yang meningkat sehingga meredakan isu QE negara tersebut, disamping itu mata uang negara tersebut ada dalam posisi Oversold, sehingga itu dipakai sebagai alasan untuk "Koreksi" ke atas, ditambah oleh pelemahan data US CPI, membuat GBP langsung Menembus level 1.3000. kenaikan Inflasi tidak selamanya berefek baik, tentu saja kita harus melihat data pendukung untuk itu, Inflasi yang didukung oleh penguatan tenaga kerja adalah baik, sebentar sore ada dikeluarkannya data tenaga kerja dari pemerintah England,  Traders diharapkan untuk memantau data ini, dan sebelum data ini dikeluarkan, GBP masih berada di "BUY" area.


Sementara Japan Yen, seperti yang sudah dijelaskan berulang2 bahwa level Psikologi yang kuat ada di 100 Yen, pada level ini akan ada pertarungan baik dari sektor Fundamentalis maupun Technical, sampai saat berita ini dikeluarkan, Yen sedang bergerak "TECHNICAL" naik ke atas, namun perlu di waspadai adalah pemerintah Japan beserta patnernya BOJ, sepertinya sedang merundingkan kemungkinan adanya penambahan Budged dalam program Stimulusnya atau QE, dan kemungkinan akan adanya pemotongan Interest rate lebih lanjut, oleh sebab itu pada level ini kita harus lebih perhatikan pergerakan fundamental dari Japan YEN untuk "Menangkap Paus" sampai saat ini japan yen masuk dalam posisi "Netral".


Sedangkan berita dari Indek Bursa Saham Amerika kemari terkoreksi cukup dalam, di dorong oleh pelemahan Japan Yen sampai menembus level 100 Yen di dukung oleh penguatan GBP beserta dengan pelemahan data Inflasi Amerika, membuas bursa saham Amerika terjun bebas dari puncaknya setelah berhasil menembus level tertinggi sehari sebelumnya, membuat efek Global QE dan penguatan harga minyak mereda, namun yang perlu diingat disini adalah, mereda tidak sama dengan menghilang.Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam
Konsultan Investasi
Belajar Forex & Forum XTM
Berita Forex Hari Ini

Tuesday, August 16, 2016

BERITA FOREX HARI INI: Index Saham US Membuat New High Tertolong Oleh Menguatnya Harga Minyak Dunia dan Isu "Monetary Easing" Global

Dari Bursa saham, kembali membuat "New High" setelah adanya penguatan Harga minyak dan Isu "Monetary Easing" global yang membuat penguatan di Pasar Obligasi, namun sepertinya "agak" tertahan dengan pelemahan US Dollar.


Tidak banyak Fundamental Yang keluar kemarin selain data dari Japan GDP kwartal kedua yang melemah, namun tidak berpengaruh banyak karena isu Monetary Easing dan pelemahan US Dollar yang masih hangat dibicarakan, sepertinya terjadi perdebatan hangat di parlemen negara Sakura tersebut mengenai kemungkinan adanya penambahan "Monetary Base" yang memang di tunggu2 oleh Market, traders di harap untuk terus mengamati perkembangannya, terutama apabila Yen menembus level 100 Yen, targetnya bisa besar karena daily Yen Oversold ini adalah peluang yang bagus untuk "Menangkap Paus" .


Sedangkan untuk GBP terus melemah membuat New Low, lagi-lagi karena isu "Monetary Easing", sedangkan Gold Yang cukup supportif untuk "BUY" sedikit tertahan di MA100,  


Sedangkan dari US dollar sebentar malam ada dikeluarkan berita inflasi "CPI" namun sepertinya berita yang akan keluar "Cenderung" melemah jikalau kita membandingkan dengan data yang sudah2 keluar, dan memang "Forecastnya" melemah, namun apa saja bisa terjadi.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH


Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Monday, August 15, 2016

BERITA FOREX HARI INI: Data US Retail Sales Dan PPI Melemah, Investors banyak yang Menutup Posisi BUY menurut laporan CFTC Yang Dilansir Oleh Reuters - US Dollar Sell?

Data Dari Negeri Paman Sam Jumat kemarin memang mengejutkan banyak Pihak, setelah datanya di revisi naik, ternyata setelah diberitakan keluar, semuanya berada di zona Negatif, Seperti yang sudah dibahas jumat kemarin bahwa Retail Sales merupakan salah satu "item" yang memberikan sumbangan besar terhadap GDP, dan arah dari Ekonomi Macro semuanya menuju ke pembentukan GDP.


Sedangkan Data PPI Juga turut berada di zona negatif, data ini merupakan salah satu tolak Ukur dari Inflasi, sedangkan jikalau Bank Sentral US "THE FED" ingin menaikan suku bunga, sudah barang tentu data inflasi harus meningkat, sedangkan kalau penjualan disisi Retail melemah dan Inflasi juga turut melemah, tentu saja The Fed menjadi tidak mempunyai alasan untuk menaikan suku bunganya.


Kita berharap Pelemahan retail sales tidak ada hubungannya dengan sektor Spending yang berkaitan erat dengan data tenaga kerja, jadi kedepannya data ini akan sangat di fokuskan oleh Investors untuk melihat perkembangan US Dollar.


Sedangkan Dari Bursa Index Saham US, bergerak sideways dengan kecenderungan "KOREKSI" namun sedikt tertolong dengan Pergerakan harga Minyak Dunia yang terus menguat setelah adanya Comment dari Pemerintah Arab Saudi yang akan mengambil "Tindakan" untuk berusaha menstabilkan harga minyak, dan harga minyak sendiri sudah berada di level harga psikologis dan sudah Oversold, tentu saja ini merupakan alasan yang bagus untuk menaikan harga minyak kembali.


Untuk GBP masih tetap dibayangi oleh kebijakan QE dari pemerintah England dan patnernya BOE untuk menstabilkan sektor investasi dan riil di negara Monarki tersebut.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Thursday, August 11, 2016

BERITA FOREX HARI INI: Data Stok Minyak US Meningkat, Membuat Index Saham US menjadi Melemah di Susul Oleh Penguatan US Dollar

Sepinya berita Fundamental Yang Keluar Kemarin, membuat Market diwarnai oleh pergerakan Technical, namun pada Sesi Pasar Amerika, data  Stock Minyak Di Negeri Paman Sam itu cukup mengejutkan Investors, setelah di perkirakan akan menipis sebesar -1.3M barrel,ternyata Justru meningkat sebesar 1.1M barrel.


Hal ini tentu saja membuat Global Market yang tadinya dari Sesi Asia sampai Ke pembukaan Market US sedang bergerak "Technical Rebound" Langsung bergerak kembali Ke arah awalnya. Traders sesekali bolehlah memantau harga minyak, terutama pada waktu mencapai harga psikologis seperti sekarang, dan sebenarnya, mata uang dan Kontrak Emas termasuk index saham US, di dalam sistem Trading Kita "XTM", Secara Fundamental termasuk "sensitif" terhadap harga minyak


Sedangkan Dari Negeri Para Samurai, Japan Yen, Terus menguat mencoba mendekati Level Psikologisnya 100 Yen, namun Untuk menembus level ini, kita para Traders membutuhkan "News" tambahan yang cukup kuat, "Menurut" saya, Dari pemerintah Japan beserta koleganya BOJ, cenderung tidak akan memberikan comment2 yang akan membuat Yen menguat lebih lanjut sehingga menembus level psikologinya di 100 Yen karena Japan Juga mempunyai kepentingan untuk "melemahkan " mata uangnya, biasanya kalau Yen terlalu menguat, maka BOJ akan melakukan "Intervensi" dengan membeli US dollar di pasar keuangan,  biasanya juga dengan membeli US Government Bond, inilah yang menyebabkan kenapa di salah satu artikel saya mengenai Japan Yen, saya mengatakan bahwa Japan merupakan salah satu pemegang surat hutang terbesar Pemerintah Amerika sesudah China, Namun sepertinya yang akan membuat penembusan level psikologis ada di "News" US Dollar, Trader diharapkan Untuk mengamatinya.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini