Showing posts with label fundamental jpy. Show all posts
Showing posts with label fundamental jpy. Show all posts

Tuesday, February 14, 2017

Fokus Forex Mingguan Menurut Morgan Stanley (Investment Banking)

USD: Back to 'Good' USD Strength. Neutral.
We think the USD has scaled back to levels where it could resume its rally. The risk outlook remains positive as US financial conditions have eased and global trade data has improved, implying that the 'good' USD strength may be back in play. Yellen's speeches this week will be in focus. We look for commentary on whether she will stick with herview of three hikes this year. With the markets only pricing a 25% chance of a March Fed hike, there is potential for her to surprise hawkishly, supporting USD strength.
EUR: Reacting to Peripheral Spreads. Bearish.*
Eurozone political risks have come into focus, causing peripheral spreads to widen, with investors starting to sell the EUR, which was previously not reacting to the rates market. With wide peripheral spreads and inflation divergence within the euro area, the ECB is unlikely to remove monetary accommodation anytime soon, which will push yield differentials against EUR. We expect further downside for EURUSD and EURJPY. A break of the 50DMA around 1.06 for EURUSD will provide significant downside momentum for the pair.
JPY: 112 Still Supported. Bearish.*
The JPY has strengthened recently in line with Eurozone-related risk worries. Japanese investors own a lot of EURdenominated bonds (especially France) suggesting that any increased volatility could cause a setback in our JPY view, by putting downward pressure on EURJPY. USDJPY has however failed to break materially below 112, keeping us in the long trade for now. The BoJ has made theiryield curve control strategy extremely clear, which should help the JPY weaken.
GBP: Carney Keeps Real Rates Low. Bearish.
GBPUSD should see a bit more downside as the market more fully understands the BoE's dovish stance. Carney justified the low bank rate by saying there was still slack in the economy. We find that GBPUSD doesn't fully reflect the recent fall in UK real rates, which could fall further if UK CPI is strong this week. A sustained break below the 1.2430 area should allow the final leg down to below 1.2000.
CHF: Peripheral Spreads Drive CHF. Neutral.
We continue to expect the SNB to limit the downside for EURCHF in the short term. In times of market uncertainty in the Eurozone and peripheral spread widening, we would look to sell EURCHF as a political hedge. We are not looking to buy USDCHF, even if it has moved to more desirable levels.
AUD: Staying Short. Bearish.*
While the RBA sounded more optimistic on growth and less worried about the AUD, which is justified by the surge in its terms of trade, we remain cautious on the currency. Australia's economic data has disappointed while the rest of G10 has seen data improve, as evidenced by the latest CPI reading. China's data also has not improved and the authorities are tightening monetary conditions, which could weigh on growth and spillover into Australian economic data.
NZD: Risks from Positioning. Neutral. 
Despite the RBNZ removing their easing bias and sending a balanced message in the latest meeting, NZD has weakened as market expectations were too high going into the meeting, with 23bp of rate hikes priced in and investors being long NZD. AUDNZD has broken through the 100DMA and 200DMA decisively, giving scope for a bit more NZD weakness as positioning continues to adjust. However, the downside would likely be limited as New Zealand's economic data and inflation are on an improving trend.

Thursday, August 11, 2016

BERITA FOREX HARI INI: Data Stok Minyak US Meningkat, Membuat Index Saham US menjadi Melemah di Susul Oleh Penguatan US Dollar

Sepinya berita Fundamental Yang Keluar Kemarin, membuat Market diwarnai oleh pergerakan Technical, namun pada Sesi Pasar Amerika, data  Stock Minyak Di Negeri Paman Sam itu cukup mengejutkan Investors, setelah di perkirakan akan menipis sebesar -1.3M barrel,ternyata Justru meningkat sebesar 1.1M barrel.


Hal ini tentu saja membuat Global Market yang tadinya dari Sesi Asia sampai Ke pembukaan Market US sedang bergerak "Technical Rebound" Langsung bergerak kembali Ke arah awalnya. Traders sesekali bolehlah memantau harga minyak, terutama pada waktu mencapai harga psikologis seperti sekarang, dan sebenarnya, mata uang dan Kontrak Emas termasuk index saham US, di dalam sistem Trading Kita "XTM", Secara Fundamental termasuk "sensitif" terhadap harga minyak


Sedangkan Dari Negeri Para Samurai, Japan Yen, Terus menguat mencoba mendekati Level Psikologisnya 100 Yen, namun Untuk menembus level ini, kita para Traders membutuhkan "News" tambahan yang cukup kuat, "Menurut" saya, Dari pemerintah Japan beserta koleganya BOJ, cenderung tidak akan memberikan comment2 yang akan membuat Yen menguat lebih lanjut sehingga menembus level psikologinya di 100 Yen karena Japan Juga mempunyai kepentingan untuk "melemahkan " mata uangnya, biasanya kalau Yen terlalu menguat, maka BOJ akan melakukan "Intervensi" dengan membeli US dollar di pasar keuangan,  biasanya juga dengan membeli US Government Bond, inilah yang menyebabkan kenapa di salah satu artikel saya mengenai Japan Yen, saya mengatakan bahwa Japan merupakan salah satu pemegang surat hutang terbesar Pemerintah Amerika sesudah China, Namun sepertinya yang akan membuat penembusan level psikologis ada di "News" US Dollar, Trader diharapkan Untuk mengamatinya.


Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Sunday, July 31, 2016

USD/JPY, Apabila Anda Menguasainya, Anda Menguasai Semuanya

Mengapa USD/JPY sangat penting? dan mungkin saja merupakan salah satu mata uang yang paling penting dan paling berpengaruh di dalam Forex Market. mengapa harus USD/JPY, mengapa bukan EUR/USD atau yang lainnya.


Pada awalnya saya pribadi hanya spesialis di mata uang EUR/USD dan GBP/USD, saya kurang menyukai USD/JPY, karena menurut saya mata uang yang satu ini "Aneh" kadang2 USD/JPY ini bisa bergerak sendiri, misalnya apabila semua mata uang major "Sell" terhadap USD, USD/JPY bisa bergerak Buy sendirian, begitu pula sebaliknya.


Sampai pada suatu saat saya menemukan sebuah website (saya sudah lupa namanya) yang mengatakan begini: " USDJPY, Control that and you control everything else.”

Kalimat inilah yang akhirnya merubah Pola pikir strategi trading saya yang terlalu berfokus kepada USD dan EUR selama bertahun-tahun, dan ini juga merupakan cikal bakal Sistem Trading kita, Xeo Trading Method (XTM), Marilah kita mencoba membedah mata uang USD/JPY Secara Fundamental.


Pertama,
mata uang ini terdiri dari 2 Jenis mata uang atau Negara, US (USD) dan YEN(Japan), yang merupakan Negara Ekonomi Terbesar Pertama (US) dan Negara Ekonomi Terbesar ke Tiga (Japan) dunia, terbesar ke dua adalah China (Yuan) namun karena mata uang ini masih "Baru" maka JPY naik ke urutan kedua, jadi secara Fundamental, Mata uang ini merupakan mata uang dari 2 negara Ekonomi Terbesar.


Kedua, Mata Uang USD mewakili Amerika dan Belahan Bumi bagian Barat, dan Yen mewakili  Asia dan Belahan Bumi bagian Timur. jadi secara Geografis kedua mata uang ini mewakili Seluruh bagian belahan Bumi ini dan kedua mata uang ini biasanya dipakai sebagai subtitusi dalam metode pembayaran pembelian export import oleh perusahan2 manufacture besar dunia.


Ketiga, Japan merupakan Salah satu pemegang Obligasi terbesar Negara Paman Sam, dan juga merupakan 2 negara Pratik "Carry Trade", metode ini biasanya di gunakan oleh Fund2 yang bermodal besar, intinya mereka mengambil pinjaman dari Japan (suku bunga negatif) dan menukarkan dalam US Dollar dan membeli asset2 yang beryield Tinggi dengan mengambil keuntungan dari selisih bunga dan tentu saja juga penguatan US Dollar atau pelemahan JPY, ini merupakan salah satu alasan juga kenapa Japan dan sebagian besar Fund2 dunia bermodal besar, lebih menyukai apabila mata uangnya (Yen) terdepresiasi, disamping dapat menunjang ekspor.


Keempat, Keduanya adalah negara pengimport terbesar Minyak Dunia, dan kedua negara inilah yang mempengaruhi harga minyak dari sisi "Demand", dan juga sebagai Negara ekonomi terbesar, tentu saja sudah semestinya berkolerasi terhadap harga "EMAS" dunia, sehingga dari segi komoditaspun sudah diwakili oleh kedua negara ini, dan juga termasuk bursa saham karena bursa saham merupakan salah satu indikator ekonomi yang menggerakan mata uang begitu pula sebaliknya, siapa yang tidak mengenal Wall Street dan NIKKEI sebagai salah satu bursa terbesar dunia.Dan masih banyak lagi, jadi tidak salah apabila kita mengatakan,


"USD/JPY, Apabila anda menguasainya, Anda menguasai semuanya".


SEKIAN TERIMAKASIH


Salam


Konsultan Investasi

Belajar Forex Gratis

https://beritaforexku.blogspot.com