Blog ini merupakan portal berita forex hari ini, terupdate, terkini, harian dan berbahasa indonesia, merupakan divisi dari konsultaninvestasi.com, berita yang di beritakan mengacu kepada "XEO TRADING METHOD" yaitu USD, GBP, JPY, AUD, GOLD dan US INDEX DOW/SP500 (Belajar Forex dengan Xeo Trading Method kunjungi www.konsultaninvestasi.com)
Showing posts with label seputar forex. Show all posts
Showing posts with label seputar forex. Show all posts
Tuesday, October 18, 2016
US Dollar Melemah Pada Pasar Asia, USDJPY kembali Diperdagangkan Di Bawah 104 Yen
Friday, October 14, 2016
US Dollar Melemah Setelah Dikeluarkan Data Perdagangan China
US Dollar melemah Setelah dikeluarkannya Data perdagangan China yang melemah, terutama dari sektor Export "Jikalau China adalah Indikator Ekonomi Global, maka sudah tentu Ekonomi US akan terpengaruh dan ini akan mempengaruhi kebijakan suku bunga FED", Data ini juga mempengaruhi index saham US yang sempat terkoreksi dan hampir membuat New Low sebelum pada akhirnya "Rebound" juga untuk menutupi "lossnya", sepertinya Fed harus sedikit memberikan perhatian lebih ke index sahamnya karena banyak sekali pihak2 pemilik modal besar yang terlibat di dalamnya, oleh sebab itu Index saham juga merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur perekonomian, tidak seperti FOREX, Saham hanya mempunyai "Satu" arah yaitu "NAIK".
Tidak cuma
itu Japan Yen, Kontrak Saham, Minyak Dunia juga turut menguat setelah
pemberitaan itu, Data US Retail Sales dan Pidato Chair Fed, Jannet Yellen juga
menjadi fokus Utama pada hari ini dan kemungkinan besar dapat mempengaruh pergerakan
US dollar pada Minggu depan. (Kita mengharapkan "SELL" US Dollar untuk Target Besar !!)
SEKIAN
TERIMAKASIH
Salam
Konsultan Investasi
Belajar Forex & Forum XTM
Berita Forex Hari Ini
Wednesday, October 5, 2016
Sterling, Japan Yen, Kontrak Emas Dan Index Saham Jatuh Ke Level Terendah Terhadap US Dollar
Kemarin US Dollar Kembali lagi menunjukan taringnya terhadap beberapa Mata Uang dan komoditi utama termasuk index saham, dengan menguatnya data US ISM PMI kembali di atas level 50, membuat harapan investors terhadap kenaikan Suku bunga FED kembali marak, karena memang selama tahun ini FED "Tidak Berhasil" dengan programnya yakni akan menaikan suku bunga minimal 2 kali dalam tahun ini 2016, apalagi ditambah dengan kebijakan suku bunga negatif Japan, ini membuat sebagian investors besar jangka panjang menaikan taruhannya terhadap US Dollar, karena beranggapan bahwa rencana THE FED ini akan terlaksana, namun sampai saat ini sepertinya harapan itu belumlah terlaksana, satu-satunya harapan adalah 1 kali kenaikan suku bunga di akhir tahun, berhubung karena adanya Pemilu di Amerika Serikat (US) maka sepertinya kenaikan itu akan terlaksana pada bulan Desember, dan ini juga merupakan tugas perdana bagi Pemerintahan yang baru untuk melaksanakannya.
Tentu saja
untuk menaikan suku bunga banyak faktor yang harus di perhatikan, idealnya
kebijakan suku bunga khususnya "Naik", tujuannya adalah untuk
menaikan nilai mata uang dengan mengendalikan Jumlah uang yang beredar,
menaikan nlai investasi dan menahan laju Inflasi. tentu saja secara
"Theory" hal ini akan berkorelasi negatif terhadap jenis investasi beresiko
tinggi seperti Bursa Saham, ini yang menyebabkan kenapa belakangan ini dengan
maraknya isu kenaikan suku bunga Fed, membuat Index Saham khususnya Amerika mengalami
koreksi yang cukup tajam, dalam keadaan normal, index saham dapat juga bergerak
searah dengan penguatan US dollar atau berkorelasi positif, karena Index saham
juga merupakan salah satu tolak ukur Perekonomian.
Berdasarkan pidato-pidato dari petinggi-petinggi FED, data yang sangat menjadi
fokus adalah data Tenaga Kerja dan Data Inflasi, setelah dikeluarkan data PMI
yang dikeluarkan dengan hasil yang memuaskan, kita mengharapkan data NFP pada
jumat malam nanti bisa berkolerasi positif, namun jikalau tidak, maka sentimen
negatif terhadap US Dollar akan memuncak, Traders diharapkan agar memantaunya.
Yang menjadi
pemicu juga adalah dari negeri Monarki kita GBPUSD yang melemah mencapai Titik
terendah selama lebih dari 20 tahun Belakangan ini, hal ini dikarenakan oleh kembalinya
isu Brexit dan Ultimatum dari Perdana Mentri Theresa May mengenai penyelesaian
Brexit dari EU, ditambah dengan penguatan data US PMI yang menguat, membuat US
menguat secara global.Index Emas
kita juga turut merosot Tajam diikuti oleh Australian Dollar yang juga ikut
melemah tajam meskipun diikuti oleh fundamental Bullish dan harga minyak dunia
yang terus menguat setelah adanya kuota dari Organisasi minyak dunia terbesar
OPEC.
Salam Profit Traders
Pemberitahuan,
konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas
(berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan
berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan
setiap Hari silahkan Kunjungi www. konsultaninvestasi.com.
SEKIAN
TERIMAKASIH
Salam
Konsultan Investasi
Belajar Forex & Forum XTM
Berita Forex Hari Ini
Wednesday, September 21, 2016
Sentimen Positif Dan Negatif Seputar BOJ "Meeting" dan FED Chair Jannet Yellen Speak
Hari ini sampai dini hari nanti adalah hari yang sangat ditunggu oleh Forex market maupun semua Jenis Bursa di dunia, karena ada Berita yang sangat menentukan dari 2 Negara Ekonomi serta Mata Uang Terkuat Di Dunia yaitu US Dollar Dan Japan Yen, seperti yang sudah di bahas di Halaman Seputar Forex, USDJPY apabila anda menguasainya, maka anda menguasai semuanya, bagi yang belum membacanya, bisa mengikuti LINK INI.
Untuk Japan
Yen bergerak "Flat" sebelum adanya kepastian dari hasil pertemuan BOJ
pada hari ini, namun sepertinya sentimen Negatif mewarnai ekspetasi terhadap
hasil pertemuan tersebut, namun tentu saja seperti yang sudah di bahas kemarin
bahwa berita "Pelemahan" Yenlah yang kita tunggu yaitu adanya
kebijakan yang lebih ekstrim terhadap Monetary Easing dan Suku Bunga Negatif,
di samping secara technical pun mendukung untuk itu, sedangkan apabila
beritanya "Mengecewakan" maka itu akan memacu penguatan Yen, namun target
awal hanyalah di 100 yen, dan harus menunggu hasil pidato dari Chair FED Jannet
Yellen, yang berefek negatif terhadap US Dollar, barulah kemudian USDJPY akan
Cukup kuat untuk bergerak di bawah 100 Yen, Traders diharapkan untuk
memantaunya.
Sedangkan Untuk
USD, sebenarnya yang utama bukanlah penentuan USD Rate atau suku bunga bulan
september, karena hampir dapat dipastikan bahwa hasilnya adalah FED akan
membiarkan suku bunganya tidak berubah, sedangkan kemungkinan untuk kenaikan
suku bunga, sangatlah kecil di bawah 15%, Jadi yang menjadi Fokus utama dari
Traders dan Investors Seluruh dunia adalah Pidato dari Chair FED Jannet Yellen,
yang mana diharapkan agar dapat memberikan petunjuk mengenai akankah FED
menaikan suku bunga pada bulan Desember, dan sentimen untuk itu memang sangat
positif, karena bulan Desember memang bulan yang baik bagi pertumbuhan ekonomi,
dikarenakan adanya "Event" Natal dan Tahun Baru, yang membuat Inflasi
akan meningkat, dan tentu saja Pemerintahan yang baru akan bereaksi mencoba untuk
merealisasikan hal tersebut.
Namun tentu
saja market mengharapkan agar kedua kebijakan ini akan lebih baik apabila
selaras yang berarti "BUY" untuk USDJPY, karena mata uang ini sudah
cukup rendah, namun seperti biasanya pergerakan mata uang yang ekstrim, tentu
saja dapat berakibat fatal ke sebagian kelompok indikator ekonomi tertentu,
sehingga dikarenakan penutupan dari kedua news ini ada di
"Pidato/Speak" maka mungkin saja keduanya dapat tidak selaras, untuk
menjaga keseimbangan. jadi semuanya tergantung seberapa besar reaksi awal
USDJPY terhadap hasil keputusan BOJ. Salam Profit Traders.
Pemberitahuan,
konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas
(berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan
berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan
setiap Hari silahkan Kunjungi www. konsultaninvestasi.com.
SEKIAN
TERIMAKASIH
Salam
Konsultan Investasi
Belajar Forex & Forum XTM
Berita Forex Hari Ini
Wednesday, September 14, 2016
Data Inflasi GBP Mengecewakan, BOJ Meeting Ditunggu, US Dollar menjadi Menguat
US Dollar menjadi Menguat Kemarin Berawal dari data GBP CPI yang melemah di bawah forecast, hal ini membuat sebagian investor mulai meragukan pertumbuhan di negara Inggris Raya ini, sehingga kita membutuhkan data2 ekonomi lebih lanjut yang akan secara fokus di lihat dan dipelajari.
Sedangkan
dari Negara Sakura kita Japan Yen Turut juga melemah setelah beredar isu bahwa
Bank Of Japan (BOJ) akan terus memangkas suku bunga ke arah Negatif, hal ini
membuat terjadinya sentimen Negatif terhadap Japan Yen, Traders dan Investors
seluruh dunia berfokus terhadap tindakan yang akan diambil oleh BOJ di
Pertemuan Minggu depan 20-21 Sept, ini akan menentukan arah pergerakan USDJPY
ke depan.
Berita
Negatif juga datang dari datang dari Pasar komoditi Minyak dunia setelah
comment dari "International Energy Agency (IEA)" yang menyatakan
adanya penurunan permintaan terhadap minyak dunia diikuti oleh surplus
persediaan stok minyak, hal ini membuat harga minyak diikuti oleh Index Saham
berserta juga dengan mata uang komoditi seperti AUD dan CAD, NZD turut melemah,
termasuk juga dari Bond Market yang menguat (Yield).
Sedangkan
dari US dolar sendiri, tidak ada berita yang "Fresh"
Pemberitahuan,
konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas
(berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan
berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan
setiap Hari silahkan Kunjungi www. konsultaninvestasi.com.
SEKIAN
TERIMAKASIH
Salam
Konsultan Investasi
Belajar Forex & Forum XTM
Berita Forex Hari Ini
Monday, August 15, 2016
BERITA FOREX HARI INI: Data US Retail Sales Dan PPI Melemah, Investors banyak yang Menutup Posisi BUY menurut laporan CFTC Yang Dilansir Oleh Reuters - US Dollar Sell?
Data Dari Negeri Paman Sam Jumat kemarin memang mengejutkan banyak Pihak, setelah datanya di revisi naik, ternyata setelah diberitakan keluar, semuanya berada di zona Negatif, Seperti yang sudah dibahas jumat kemarin bahwa Retail Sales merupakan salah satu "item" yang memberikan sumbangan besar terhadap GDP, dan arah dari Ekonomi Macro semuanya menuju ke pembentukan GDP.
Sedangkan Data PPI Juga turut berada di zona negatif, data ini merupakan salah
satu tolak Ukur dari Inflasi, sedangkan jikalau Bank Sentral US "THE
FED" ingin menaikan suku bunga, sudah barang tentu data inflasi harus
meningkat, sedangkan kalau penjualan disisi Retail melemah dan Inflasi juga
turut melemah, tentu saja The Fed menjadi tidak mempunyai alasan untuk menaikan
suku bunganya.
Kita berharap Pelemahan retail sales tidak ada hubungannya dengan sektor
Spending yang berkaitan erat dengan data tenaga kerja, jadi kedepannya data ini
akan sangat di fokuskan oleh Investors untuk melihat perkembangan US Dollar.
Sedangkan
Dari Bursa Index Saham US, bergerak sideways dengan kecenderungan
"KOREKSI" namun sedikt tertolong dengan Pergerakan harga Minyak Dunia
yang terus menguat setelah adanya Comment dari Pemerintah Arab Saudi yang akan
mengambil "Tindakan" untuk berusaha menstabilkan harga minyak, dan
harga minyak sendiri sudah berada di level harga psikologis dan sudah Oversold,
tentu saja ini merupakan alasan yang bagus untuk menaikan harga minyak kembali.
Untuk GBP
masih tetap dibayangi oleh kebijakan QE dari pemerintah England dan patnernya
BOE untuk menstabilkan sektor investasi dan riil di negara Monarki tersebut.
Pemberitahuan,
konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas
(berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan
berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi dan Arahan setiap Hari silahkan
Kunjungi www. konsultaninvestasi.com.
SEKIAN
TERIMAKASIH
Salam
Konsultan Investasi
Belajar Forex & Forum XTM
Berita Forex Hari Ini
Friday, August 5, 2016
BERITA FOREX HARI INI: BOE Memangkas Suku Bunga 25 Basis Point dan Menyediakan Dana sebesar 60 Billion Pound Untuk Program QE, Sementara Investors Menunggu Data NFP US Sebentar Malam.
BOE kemarin memangkas suku bunganya sebesar 25 basis point, sesuai dengan yang di prediksi oleh banyak analis pasar, namun yang mengejutkan adalah rencana pemerintah dalam pembelian Obligasi pemerintah sebesar 60 Billion Pound atau setara US $78.71 Billion, Ditambah dengan pembelian Corporate Bonds, Tentu saja hal ini langsung menekan Pound melemah terhadap hampir seluruh mata uang, meskipun pada awalnya sempat menguat, karena meskipun banyaknya uang yang akan beredar di masyarakat, namun ini dapat mendongkrak ekonomi dan laju investasi.
US Dollar
sendiri turut mendapat imbasnya, dan kembali menunjukan "Giginya"
kemarin, secara Fundamental Para traders seluruh dunia menunggu data NFP yang
akan di keluarkan sebentar malam, di perkirakan akan ada pemotongan tenaga
kerja di sektor industri, meskipun ini merupakan berita yang negatif bagi US
dollar, namun sepertinya, banyak analis di dunia yang memprediksikan data NFP
yang akan keluar "KELIHATANNYA" akan berefek "Positif"
terhadap US Dollar, sehingga sebelum data NFP di keluarkan, US Dollar masih akan
mempunyai kecenderungan menguat.
Sementara
dari Kontrak Emas sendiri, Harga Emas berhasil menguat dengan adanya berita
dari BOE, begitu juda dengan Harga minyak dan Index Saham US tentu saja. kita
tunggu berita data NFP untuk menentukan arah pergerakan US Dollar selanjutnya
Sebentar Malam.
SEKIAN
TERIMAKASIH
Salam
Konsultan Investasi
Belajar Forex Gratis
https://beritaforexku.blogspot.com
Tuesday, August 2, 2016
BERITA FOREX HARI INI: Data ISM US Manufacturing PMI Melemah, Apakah Ini merupakan Tanda Ekonomi US mulai Melemah
Kemarin data dari ISM US Manufacturing PMI melemah, membuat US Dollar kembali tertekan, namun sepertinya Kondisi Oversold dan overbought turut membantu menekan pelemahan US Dollar, dalam beberapa hari belakangan ini News dari US Dollar selalu berada dalam zona negatif, dan sampai saat ini belum ada sinyal Positif dari US Dollar, kita berharap data NFP pada hari jumat nanti bisa membantu US Dollar namun ada kemungkinan data itu bisa melemah juga, traders perlu untuk mengamatinya, dan sampai saat itu, US Dollar dalam posisi Sell. namun perlu diingat bahwa harga tidak bergerak lurus atau linear (baca apakah forex itu judi) melainkan bergerak dalam gelombang(untuk itulah kita memerlukan technical analisis), perhatikanlah sistem trading (XTM) kita untuk mendapatkan momentum.
Bursa Saham
kita (US) Juga turut melemah setelah sempat menguat pada awal perdagangan,
ditambah pelemahan harga minyak dunia karena bayang-bayang
"OVERSUPPLY" ini membuat harga minyak di perkirakan akan terus
melemah dan membuat saham2 "Energi" menjadi jatuh.
Untuk Gold,
seperti yang sudah di beritakan kemaren, apabila data ISM melemah maka akan
berpengaruh di harga gold dan gold hanya punya satu arah yaitu "BUY" karena
faktor "Sentimen", di artikel berikutnya "Belajar Forex"
saya akan menjelaskan bagaimana kita memanfaatkan berita itu untuk mengambil
keuntungan / profit di Gold.
Untuk japan
Yen, sampai saat ini bergerak Flat, namun mata uang Negara Sakura ini diperkirakan
akan terus menguat selama tidak ada tindakan dari BOJ ataupun FED, para Traders
harus selalu mengawasi berita keduanya untuk USD/JPY
SEKIAN TERIMAKASIH
Salam
Konsultan Investasi
Belajar Forex Gratis
https://beritaforexku.blogspot.com
Monday, August 1, 2016
BERITA FOREX HARI INI: Fokus Kita Minggu Ini
Yang sedang
hangat sekarang Ialah Fokus terhadap US Dolar, setelah keluar data GDP pada
Jumat kemarin, hasilnya adalah perkembangan GDP kwartal kedua di bawah Forecast,
hal ini langsung membuat US Dollar melemah, karena belakangan ini news US
Dollar selalu berada di zona negatif, jadi kita perlu berhati2 dan terus
memantau perkembangan US Dollar, Minggu ini adalah minggu yang sarat dengan
dikeluarkan data2 Fundamental, yang paling penting bagi Traders sekalian untuk
di pantau adalah data PMI dan NFP yang akan di keluarkan pada minggu ini, namun
pada sebentar malam data PMI yang haruslah kita selidiki lebih lanjut, karena
ini cukup menentukan apakah Perkembangan Ekonomi US Dollar berada dalam zona
negatif, semuanya akan berujung pada apakah FED akan menaikan suku bunga pada
akhir Tahun nanti setelah Pemilihan Presiden di negari Paman Sam tersebut,
namun ada perkiraan sepertinya pada kwartal akhir Tahun ini ekonomi US akan
bergerak menurun, dan ini tentu saja dapat menahan kebijakan US untuk menaikan
suku bunganya, untuk itu fokus kita kembali ke US Dollar, terutama ke 2 data
tersebut PMI dan NFP, adanya pergerakan negatif dari ke 2 data tersebut, tentu
saja akan berefek ke US Dollar "SELL".
Sedangkan
dari Negara Sakura Japan Yen, adanya berita yang kurang memuaskan investors
dunia atas kebijakan pemerintah Yang hanya meningkatkan pembelian "ETF",
sedangkan yang lain tetap termasuk kebijakan
interest ratenya berada di zona yang sama, tentu saja ini membuat para
investors menjadi kecewa karena mengharapkan pendekatan yang lebih
"Radikal", namun tentu saja kebijakan ini akan terus dipantau dan
akan ada revisi2 di masa depan, namun traders harus perhatikan disini adalah
akan adanya terus usaha2 menekan Yen terus menguat ke zona Level 100 (terutama
seandainya data fundamental US bearish) itu adalah target psikologis kita dan
banyak Traders dunia juga, kalau yen mencapai zona Level tersebut tentu saja
ada usaha2 yang dilakukan oleh pemerintah maupun technical Traders (krn hrg
Oversold & mencapai hrg psikologis) untuk kembali menaikan USD/JPY jadi para
traders harus jeli untuk melihat situasi.
Untuk Gold, "seandainya"
US bearish, Yen Bullish, maka Gold hanya punya satu arah "BUY" inilah
yang kita sebut sebagai "RISK AVERSION". seperti yang telah di
beritakan berulang - ulang bahwa Gold merupakan komoditi "Safe
Heaven" jadi selama kondisi Keuangan dunia "BURUK" maka orang
akan cenderung menukarkan uangnya untuk membeli Emas, nah sekarang Traders
sudah mengerti kan betapa pentingnya 2 data US yang akan di keluarkan dalam
minggu ini, salah satunya adalah sebentar malam.
Sedangkan
dari Negeri Inggris (GBP) kita, ada juga data yang tidak kalah penting dengan
data fundamental US, yaitu penentuan Suku Bunga oleh Bank Of England (BOE)
dikabarkan bahwa BOE akan memangkas suku bunga guna mendongkrak ekonominya,
tentu saja hal ini akan di lihat atau diperhatikan secara khusus oleh para
investors dan Traders2 Dunia.
SEKIAN
TERIMAKASIH
Sunday, July 31, 2016
USD/JPY, Apabila Anda Menguasainya, Anda Menguasai Semuanya
Mengapa USD/JPY sangat penting? dan mungkin saja merupakan salah satu mata uang yang paling penting dan paling berpengaruh di dalam Forex Market. mengapa harus USD/JPY, mengapa bukan EUR/USD atau yang lainnya.
Pada awalnya saya pribadi hanya spesialis di mata
uang EUR/USD dan GBP/USD, saya kurang menyukai USD/JPY, karena menurut saya
mata uang yang satu ini "Aneh" kadang2 USD/JPY ini bisa bergerak
sendiri, misalnya apabila semua mata uang major
"Sell" terhadap USD, USD/JPY bisa bergerak Buy sendirian, begitu pula
sebaliknya.
Sampai pada suatu saat saya menemukan sebuah
website (saya sudah lupa namanya) yang mengatakan begini:
" USDJPY, Control that and you control everything else.”
Kalimat inilah yang akhirnya merubah Pola pikir strategi trading saya yang
terlalu berfokus kepada USD dan EUR selama bertahun-tahun, dan ini juga
merupakan cikal bakal Sistem Trading kita, Xeo Trading Method (XTM), Marilah
kita mencoba membedah mata uang USD/JPY Secara Fundamental.
Pertama,
mata uang ini terdiri dari 2 Jenis mata uang atau Negara, US (USD) dan
YEN(Japan), yang merupakan Negara Ekonomi Terbesar Pertama (US) dan Negara Ekonomi Terbesar ke Tiga (Japan) dunia, terbesar ke dua adalah China (Yuan) namun
karena mata uang ini masih "Baru" maka JPY naik ke urutan kedua, jadi
secara Fundamental, Mata uang ini merupakan mata uang dari 2 negara Ekonomi
Terbesar.
Kedua,
Mata Uang USD mewakili Amerika dan Belahan Bumi bagian Barat, dan Yen
mewakili Asia dan Belahan Bumi bagian
Timur. jadi secara Geografis kedua mata uang ini mewakili Seluruh bagian
belahan Bumi ini dan kedua mata uang ini biasanya dipakai sebagai subtitusi
dalam metode pembayaran pembelian export import oleh perusahan2 manufacture
besar dunia.
Ketiga,
Japan merupakan Salah satu pemegang Obligasi terbesar Negara Paman Sam, dan
juga merupakan 2 negara Pratik "Carry Trade", metode ini biasanya di
gunakan oleh Fund2 yang bermodal besar, intinya mereka mengambil pinjaman dari
Japan (suku bunga negatif) dan menukarkan dalam US Dollar dan membeli asset2
yang beryield Tinggi dengan mengambil keuntungan dari selisih bunga dan tentu
saja juga penguatan US Dollar atau pelemahan JPY, ini merupakan salah satu
alasan juga kenapa Japan dan sebagian besar Fund2 dunia bermodal besar, lebih
menyukai apabila mata uangnya (Yen) terdepresiasi, disamping dapat menunjang
ekspor.
Keempat,
Keduanya adalah negara pengimport terbesar Minyak Dunia, dan kedua negara
inilah yang mempengaruhi harga minyak dari sisi "Demand", dan juga
sebagai Negara ekonomi terbesar, tentu saja sudah semestinya berkolerasi
terhadap harga "EMAS" dunia, sehingga dari segi komoditaspun sudah
diwakili oleh kedua negara ini, dan juga termasuk bursa saham karena bursa
saham merupakan salah satu indikator ekonomi yang menggerakan mata uang begitu
pula sebaliknya, siapa yang tidak mengenal Wall Street dan NIKKEI sebagai salah
satu bursa terbesar dunia.Dan masih banyak lagi, jadi tidak salah apabila
kita mengatakan,
"USD/JPY, Apabila anda menguasainya, Anda menguasai semuanya".
SEKIAN
TERIMAKASIH
Salam
Konsultan Investasi
Belajar Forex Gratis
https://beritaforexku.blogspot.com
Friday, July 29, 2016
BERITA FOREX HARI INI: Fokus Dunia berada di Pertemuan BOJ Yang di Adakan Hari Ini, Mungkinkah Kebijakannya Akan Mengecewakan Investors?
Pagi ini Yen Sempat menguat hampir mencapai 2.000 pts dari Harga pembukaan asia, penguatan Yen ini hanya didasari oleh Ekspetasi investors pada adanya kemungkinan bahwa hasil keputusan BOJ akan mengecewakan investors, jadi para Traders harap berhati2 dalam "Trade By Rumors" semacam ini.
Sedangkan
Poundsterling Melemah kemarin setelah adanya berita pemangkasan karyawan di
salah satu Bank besar Inggris Lloyds, ini merupakan sinyal pelemahan Ekonomi
negara tersebut, banyak traders beranggapan bahwa GBP akan terus melemah, namun
fokus kita kembali ke GBP pada minggu depan dengan adanya Pengumuman suku bunga
oleh BOE, yang di ekspetasikan BOE kan memangkas suku bunganya untuk menjaga
kestabilan ekonominya, kalau seandainya BOE tidak jadi memangkas mata uangnya,
maka hal ini akan memacu pergerakan Poundsterling ("GOOD NEWS, BAD NEWS,
IS STILL A NEWS !!").
Sedangkan
dari Bursa saham, masih di dominasi oleh pengumuman laporan laba perusahan2 Emiten,
Pada awal perdagangan sempat melemah, namun kembali "Rebound" setelah
keluarnya laporan Laba Yang memuaskan dari Amazon dan Google.
sudah 7 hari perdagangan, SP500 berada dalam posisi flat, mengingat harganya
yang sudah Tinggi, mampukah harga "BREAK UP ?" kita memerlukan data
penunjang untuk itu dari data Forex, kalau tidak, Index US "RAWAN"
Koreksi.
SEKIAN
TERIMAKASIH
Salam
Konsultan Investasi
Belajar Forex Gratis
https://beritaforexku.blogspot.com
Thursday, July 28, 2016
BERITA FOREX HARI INI: Bank Central US Mempertahankan Suku Bunganya & Pemerintah Japan Mengeluarkan dana Stimulus sebesar 28 Triyun Yen
Seperti Yang sudah dibahas kemarin, bahwa meskipun data Fundamental bulan Juni menunjukan arah "Positive" bagi pertumbuhan ekonomi US, dan sdh semestinya diikuti dengan kebijakan kenaikan suku bunga oleh FED yang sudah direncanakan sejak lama, namun melihat gejolak ketidakpastian ekonomi dunia akibat fenomena "BREXIT" dan kekuatiran pemerintah US terhadap efek yang berdampak langsung, terutama dari sektor migas, ini membuat pemerintah Negeri Paman Sam itu mengambil kebijakan "Defensive" dengan membiarkan suku bunganya tidak berubah, ditambah dengan data "Durable Goods" yang mengecewakan, hal ini mengakibatkan mata uang US Dollar menjadi melemah.
Sementara
Dari Negeri Sakura Japan, secara mengejutkan membuat pengumuman akan
mengeluarkan Dana Stimulus sebesar 28 Trilyun Yen untuk memperkuat Ekonomi
Japan, hal ini melebihi forecast awal sebesar 20 trilyun Yen, namun market
masih di "penuhi" oleh fokus terhadap US Dollar sehingga Yen bergerak
Flat, namun para Traders sekalian kalau jeli, mungkin bisa memanfaatkan berita
ini.
Sementara
dari Bursa Saham, bergerak Flat dan ada sedikit penguatan sejak pengumuman suku
bunga Bank Central US, ditambah dengan penguatan laba beberapa perusahan Emiten
US. namun investor perlu berhati2 dalam membuat keputusan disini, karena banyaknya
efek "External" disini, perhatikan pergerakan Japan Yen.
SEKIAN
TERIMAKASIH
Salam
Konsultan Investasi
Belajar Forex Gratis
https://beritaforexku.blogspot.com
Wednesday, July 27, 2016
BERITA FOREX HARI INI: FOMC Meeting Dini hari Nanti, Menaikan Suku Bunga?
Fokus Kita
dan Mata semua Trader besar Dunia, ada di pertemuan FED dini hari nanti sekitar
jam 3 (WIT) atau 1 (WIB) dini hari nanti, Dengan telah keluarnya Data2 keuangan
US yang menunjukan Perbaikan dari sisi ekonomi, membuat sebagian orang berekspetasi
Bank Sentral Amerika / The FED akan
menaikan suku bunganya Yang telah derencanakan sejak lama, namun sepertinya ada
juga kemungkinan Bank Central US akan menahan hasratnya Untuk menaikan suku
bunga karena memperhitungkan gejolak ekonomi dunia setelah Brexit, tentu saja
ini dapat dampak besar bagi US terutama dari segi Migas.
Dari Negeri
Sakura kemarin Japan Yen terus menguat karena ketidakjelasan pemerintah / Bank
Central Japan dalam program stimulus / QE, tentu saja para Traders dunia
berharap agar BOJ lebih fokus terhadap program QE untuk membantu
perekonomiannya, seperti yang kita ketahui bahwa Japan merupakan negara Exportir
sehingga pelemahan mata uangnya dapat berefek bagus Untuk Exportir Negara
Sakura tersebut, namun tentu saja tidak di segala bidang, contohnya Japan
merupakan negara pengimport hampir seluruh kebutuhan minyaknya terutama untuk
industri, dan tentu saja ini menjadi salah satu pertimbangan juga bagi
pemerintah Japan Untuk menahan Laju pelemahan mata uangnya.
Dan penguatan Japan Yen kali ini tertahan Oleh penguatan US Dollar Paska FOMC
Meeting dini hari nanti.
para trader harap berhati-hatilah karena hari ini
banyak trader2 "Spekulan" / Trader yang memanfaatkan gejolak Market
dalam jangka pendek.
Dari bursa Saham,
market bergerak SideWay karena disamping adanya ekspetasi penguatan US Dollar,
namun, harga minyak Dunia terus melemah sehingga hal ini membuat Investors
banyak yang mengambil Posisi "Wait And See"
SEKIAN
TERIMAKASIH
Salam
Dan penguatan Japan Yen kali ini tertahan Oleh penguatan US Dollar Paska FOMC Meeting dini hari nanti.
Tuesday, July 26, 2016
BERITA FOREX HARI INI: Fokus Dunia Terhadap FOMC Meeting Dgn BOJ Meeting
Senin 26 juli, Tidak ada Fresh Fundamental Yg keluar sampai saat Berita ini di tulis, namun yang perlu di perhatikan disini adalah sepertinya sentimen terhadap US Dollar kembali meningkat, Trader harap berhati2 kalau ingin entry melawan penguatan US Dollar, karena ada pertemuan FOMC MEETING kamis dini hari, yang membahas rencana kenaikan Suku bunga US.
Sedangkan
Dari Negeri Sakura, Japan Yen kembali Menunjukan Taringnya dengan terus menguat
sampai saat ini, setelah sempat melemah pada awal perdagangan minggu ini Rupanya
Trader Dunia menilai bahwa Pemerintah Jepang "Kurang" mengambil
tindakan dalam mengatasi gejolak ekonominya, dan ketidak jelasan program QE
atau Stimulus, ini membuat Yen terus menguat, BOJ akan mengadakan pertemuan
pada Hari jumat nanti, kita lihat bijakan yang di keluarkannya.
Sementara
Index Bursa Saham di US, melemah terkena imbas dari melemahnya harga minyak
dunia.serta tidak adanya Fresh fundamental, sehingga memacu aksi Profit Taking
di lantai Bursa Saham Negeri Paman Sam itu.
Dengan keluarnya Data Amerika Yang terus menguat, Traders dunia beranggapan
bahwa FED akan menaikan Suku Bunganya, sehingga ini merupakan Start Fresh news
Yang bagus, dan di perkirakan harga akan sangat bergejolak, bagi trader2 yang
suka memasang posisi "Atas & Bawah" di NEWS, ini adalah saat yang
bagus.
SEKIAN
TERIMAKASIH
Salam
Konsultan Investasi
Belajar Forex Gratis
https://beritaforexku.blogspot.com
Monday, July 25, 2016
BERITA FOREX HARI INI: Fokus Kita Minggu Ini
Fokus kita minggu ini adalah dari Japan Yen, yaitu yang harus di perhatikan adalah kebijakan stimulus atau QE dari pemerintah Japan / BOJ, Comment dari Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda membuat Japan Yen menjadi menguat namun sepertinya para traders dunia ditambah dengan penguatan US Dollar, berada dalam posisi "Wait And See", kita lihat apa kebijakan2 pemerintah Japan Dalam memperbaiki kondisi ekonominya yg sedang tidak stabil.
GBP sendiri
masih tetap dalam kondisi tidak stabil, karena meskipun hasil Vote memberikan
hasil "BREXIT" atau keluar dari Uni Eropa namun Proses negosiasinya
nya bisa mencapai 2 tahun ke depan, dan selama masa itu GBP masih sangat
"Rentan" Traders sebaiknya memperhatikan kondisi
"TECHNICAL" dalam mengambil posisi dan harus cepat dalam mengambil
keputusan.
Hammond
warned that Brexit-related volatility in markets would be a risk throughout the
two-year negotiation period - Reuters
Gold / Emas sendiri
masih berkolerasi terhadap GBP dan tentu saja US dollar versus Japan Yen, dan yang harus di perhatikan yaitu Sebagai
komoditi "SAFE HEAVEN" , jikalau kondisi keuangan dunia tidak stabil,
maka orang akan membeli Emas sebagai Investasi, seperti yang kita tahu, emas
dalam jangka panjang, selalu "NAIK".
Untuk US
Dollar, Yang menjadi fokus kita adalah Rencana kebijakan FED dalam memangkas
Suku Bunga, jadi yang harus kita perhatikan adalah data "EMPLOYMENT &
INFLASI" adanya gejolak dalam ke 2 golongan data tersebut bisa sangat
mempengaruhi pergerakan US Dollar dan akan berimbas kepada semua Currency
termasuk GBP dan GOLD (korelasinya bisa "break" spt yang terjadi
Jumat kemarin antara GBP dan GOLD).
Untuk US
index, perhatikan fundamental US Dollar dan korelasi terhadap Japan Yen.
SEKIAN
TERIMAKASIH
Friday, July 22, 2016
APAKAH FOREX ITU JUDI?
Hal ini sering menjadi pertanyaan orang-orang awam, mengenai apakah Forex atau apapun bisnis yang berlabel "BURSA" itu judi? kalau bukan, apa bedanya?
Pertanyaan
ini dapat di pecahkan dengan Ilmu Statistik, tentu saja ilmu ini sangat populer
bahkan sekarang ada disebagian Sekolah Menengah
Umum sudah mengajarkannya. dan dibangku kuliah sebagai syarat pembuatan skripsi.
Pada
prinsipnya Ilmu Statistik Terbagi atas 2 yaitu Parameter dan Non Parameter.
Nah.. Judi itu termasuk dalam Ilmu Statistik Non Parameter, kalau dalam
subbidang ilmu probabilitas, Judi termasuk dalam Probabilitas "INDIPENDENT"
(Bersifat untung-untungan) atau "Suatu kejadian yang terjadi, tidak ada
kejadian lain yang mempengaruhinya atau bersifat indipendent / berdiri sendiri
(tidak ada parameternya)".
Berbeda
dengan Forex, Secara Statistik atau probabilitas, forex ini segolongan dengan
ilmu prediksi ekonomi/bisnis pada umumnya yaitu berusaha memprediksi hal yang
belum terjadi. jadi, apa bedanya dengan judi?
Forex/Prediksi Ekonomi Pada umumnya termasuk dalam golongan Statistik
Parameter, kalau dalam subbidang ilmu Probabilitas, tergabung dalam golongan
Probabilitas "BERSYARAT" atau "Suatu kejadian akan terjadi
jikalau ada kejadian lain yang terjadi terlebih dahulu(ada parameternya)"
jadi, terdapat 2 variabel, yaitu X & Y, jikalau X bergerak naik, maka
probabilitas Y naik adalah cukup besar.
bahasa sederhananya adalah, kalau Bank Sentral US memangkas Suku Bunga, sudah
dapat di pastikan US$ akan naik juga, namun berapa kenaikannya? itulah
permasalahannya.
Dalam peramalan
Bisnis, data2 yang di ambil untuk memprediksi pergerakan Variabel Y, tentu saja
harus di perhalus, biasanya di rata2kan, atau nilai "mean", kalau
kita merata2kan, tentu saja ada ada ukuran sebarannya hal inilah yang di sebut
STANDAR ERROR / STANDAR DEVIASI. bahasa sederhananya, kalau kita mengatakan
"harga menguat dalam sebulan terakhir, namun dalam 30 hr itu tidak setiap
hari harga naik, bisa saja dalam 10 harinya harga turun, dalam artian, "Harga
naik dalam gelombang / wave", inilah yang kita sebut dengan Standar Error
atau harga "KOREKSI"Jadi dalam Perhitungan
Bisnis / Resiko, Resiko tidak dapat bernilai 0 atau dihilangkan, namun RESIKO
DAPAT DI MINIMALKAN.
Nah setelah
di jelaskan panjang lebar, tidak ada alasan lagi menyebut FOREX ITU JUDI.
SEKIAN
TERIMAKASIH
Subscribe to:
Posts (Atom)