Showing posts with label fokus minggu ini. Show all posts
Showing posts with label fokus minggu ini. Show all posts

Monday, November 14, 2016

Fokus Forex Kita Minggu Ini

Pemilu US telah berakhir, dan hasil yang di peroleh adalah sangat mengejutkan, yaitu kemenangan dari pihak kandidat Donald Trump, kemenangan Donald Trump ini membuat pasar global kian tidak menentu terutama US Dollar, hal ini dikarenakan adanya ketidak percayaan sebagian orang atau investors atas kemampuan Presiden Amerika yang baru ini, disamping tidak mempunyai latar belakang Politikus (pengusaha), investors juga meragukan kemampuannya dalam menjaga hubungan Luar Negeri, contohnya dengan Mexico negara tetangganya sendiri yang masih dalam wilayah Benua yang sama.Benerapa hari terakhir setelah ditetapkan kemenangan Donald Trump, market bereaksi cukup positif, meskipun masih bersifat "Spekulatif" karena belum ada kebijakan Ekonomi  apapun yang diambil, dimulai dari Bursa Efek Amerika, yang berhasil bertahan di area positif, sejak kemenangan Donald Trump, investors mengejar saham-saham Sektor Finansial dan Kesehatan yang mengawali gerakan "BUY".


Data fundamental US yang keluar belakangan ini, sepertinya menunjukan adanya gejala pelemahan di sektor "Tenaga Kerja" dan ini merupakan indikator yang "Vital" bagi Bank Sentral "FED" dalam mengambil keputusan untuk menaikan Suku Bunga dalam bulan Desember, namun sepertinya secara "Spekulatif" kemenangan Donald Trump diperkirakan dapat mengatasi masalah tenaga kerja, hal ini berkaitan dengan latar belakang Donald Trump sebagai Pengusaha yang Berhasil, dan tentu saja "JIKALAU" kita mengabaikan aspek Sosial dll, masalah Imigrasi / Imigran bisa berefek negatif terhadap Pasar tenaga kerja di negara maju seperti "Amerika", imigran dari negara ekonomi lemah-berkembang, biasanya mempunyai kesenjangan sosial yang tinggi ( orang yang sangat kaya, dan sangat miskin), untuk orang "miskin" ini berarti tenagakerja "Murah" dan ini bisa merusak standar pengupahan terutama untuk "Rakyat lokal negara maju" tersebut, dan hal ini juga bisa berefek sosial yang tinggi, dan bagi yang tidak mendapat pekerjaan, selain meningkatkan tingkat penggangguran, juga dapat menaikan angka "Kejahatan", begitu pula dengan Orang yang Sangat kayanya, dapat merusak pasaran dalam negeri Negara maju, terutama "Property" contohnya seperti orang kaya Indonesia yang berimigrasi atau membeli property di Singapura yang berani mengambil dengan harga yang "Tinggi", begitu pula yang menjadi salah satu sebab kenapa Inggris "Ngotot" dalam mengambil keputusan "BREXIT", dapat anda bayangkan seandainya dalam era ekonomi bebas dan "Tenaga Kerja Murah" dari negara lain masuk ke Indonesia dalam jumlah "Besar" oleh karena itu persiapkan "SKILL" anda dalam menghadapi era perekonomian Global.


President Terpilih US, Donald Trump, diharapkan atau di anggap (spekulatif) dapat mengatasi masalah "Spending dan inflasi" kedua data ini berawal dari perbaikan di sektor tenaga kerja, jadi fokus kita untuk hari-hari ke depan masih Tetap US Dollar, meskipun sebaiknya Traders tidak memegang dalam jangka panjang, karena market masih menunggu kebijakan ekonomi yang diambil oleh pemerintahan yang baru, dan untuk hari-hari ke depan, market masih bergerak berlandasan dengan rumor dan spekulatif, Traders harus sedikit berhati-hati bagi yang sering Trading berdasarkan Kalender Forex, perhatikan juga Technical Daily.


Pengumuman !!
Kini Xeo Trading Method Menambahkan 2 Mata uang baru, yaitu AUDUSD dan AUDJPY (lebih cenderung dipakai Untuk Pratik Carry Trade), Kini metode XTM lebih Powerfull. begitu pula dalam Blog Beritaforexku kini akan ditambahkan dan  diulas Fundamental Australian Dollar. Salam Profit Traders


SEKIAN TERIMAKASIH

Salam

Konsultan Investasi

Belajar Forex & Forum XTM

Berita Forex Hari Ini

Monday, September 5, 2016

Fokus Kita Minggu Ini GBP dan US Dollar

Seperti yang telah diberitakan bahwa Pounstreling atau GBP menunjukan kinerja yang bagus baik secara technical maupun Fundamental, ini menepis anggapan banyak investors maupun traders dunia bahwa negara Monarki ini "Salah" dalam mengambil keputusan untuk keluar dari UNI Eropa, dengan menguatnya data2 Fundamental diikuti dengan program stimulus membuat mata uang kita yang satu ini tak tergoyahkan.

Memang Program Stimulus akan berefek negatif terhadap mata uang, namun kita tidak boleh menepis tujuan dari Program tersebut adalah untuk memperkuat dan menggairahkan pasar investasi dan sektor Riil sehingga memacu pertumbuhan ekonomi, dan tentu saja sampai "Skala tertentu"  pertumbuhan ekonomi akan menguatkan mata uang apalagi dengan dibarengi oleh kebijakan menaikan suku bunga, contohnya dapat kita lihat dari apa yang terjadi pada Negara Paman Sam kita Amerika.

Jadi Program Stimulus atau QE sudah merupakan Trend maupun "Harga Mati" bagi sebuah negara yang dilanda "Krisis Ekonomi" untuk memacu pertumbuhan Ekonomi. kira-kira rumusnya seperti ini : QE = Data Ekonomi Meningkat  = Inflasi = Kebijakan Bank Sentral menaikan Suku Bunga = Mata Uang Menguat, jikalau yang terjadi sebaliknya maka pengaruhnya terhadap mata uang juga akan "Sebaliknya".

Untuk US Dollar, setelah keluarnya data ISM PMI dan NFP yang menunjukan Pelemahan ekonomi Negara Paman Sam kita ini, hal ini membuat kita boleh berexpetasi bahwa kemungkinan FED untuk menaikan Suku bunga dalam "Bulan ini" adalah hampir 0 %, namun sepertinya meskipun Fed memaksakan untuk menaikan suku bunga, maka hal ini akan terjadi pada bulan Desember setelah pemilu, karena kita tahu bahwa berdasarkan teori ekonomi bahwa  inflasi akan terjadi selama Pemilu berlangsung. namun tentu saja harus di barengi oleh data Ekonomi yang membaik.

Berdasarkan laporan Open Interest, bahwa Total Buy US Dollar terus Berkurang selama beberapa minggu terakhir, meskipun Total Buy oleh para spekulator besar masihlah sangat besar, sepertinya tetap ada usaha2 yang mencoba menghalangi pelemahan US Dollar lebih lanjut, karena para spekulator besar ini banyak yang sudah mengalami kerugian dalam Tahun ini atas posisi BUY US Dollar, Sepertinya peperangan US dollar belum Terhenti di kedua data tersebut.

Dari bursa saham akhirnya menguat diikuti oleh keluarnya data NFP US yang melemah yang diikuti juga oleh harga minyak dunia menjadi menguat, namun tentu saja harga minyak Dunia kita masih tetap rawan koreksi, traders diharapkan agar berhati-hati.

Pemberitahuan, konsultaninvestasi.com - Launch Cd Tutorial Belajar Forex Dan Kontrak Emas (berbayar dan lebih Powerfull) ditambah dengan Keanggotaan Forum Privat dengan berbagai keuntungan tambahan termasuk Prediksi, data2 external dan Arahan setiap Hari silahkan Kunjungi  www. konsultaninvestasi.com.

SEKIAN TERIMAKASIH

Salam